Monday, 26 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kesehatan

Mengetahui Masker Seperti Apa Yang Dilarang Oleh Menkes

Anas Baidowi - 27/09/2020 09:27

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebelumnya melarang masyarakat memakai masker kain yang tipis seperti masker scuba dan buff. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) juga mengumumkan kepada calon penumpang agar menggunakan masker kain 3 lapis atau masker kesehatan, peraturan itu diberlakukan mulai 21 September 2020.

Lantas seperti apakah masker scuba-buff itu. Juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, masker scuba-buff adalah masker kain yang terlalu tipis dan satu lapis. Kedua masker tipis itu dikhawatirkan tidak bisa menyaring droplet penyebab Covid-19.

Pelarangan penggunaan kedua masker tersebut karena efektivitasnya hanya berkisar antara 0-5 persen. Hal itu dikatakan spesialis paru dari RS Persahabatan, dr Erlina Burhan MSc, SpP.

"Kemampuan filtrasi masker scuba sangat rendah sehingga tidak akan memberikan proteksi yang layak bagi penggunanya. Pori-pori masker scuba juga sangat lebar, sama seperti tidak pakai masker," katanya.

Covid-19 menyebar dengan cepat melalui percikan droplet saat bersin maupun batuk. Memakai masker adalah salah satu cara efektif untuk menakhan droplet itu menyebar. Masker kain dianjurkan dengan minimal 2 lapis jika tidak ada masker media.

Masker scuba dan Buff dikenal dengan tekstur yang khas. Relatif tipis dibanding masker katun dan cenderung elastis, lentur, dan mengikuti lekuh wajah. Sedangnkan masker buff biasanya sering dipakai para pengendara motor. Masker ini murah dari segi harga, mudah didapatkan, dan bisa dipakai berkali-kali usai dicuci.

Mengutip CNBC, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan standar masker kain yang efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 yaknni tiga lapis. Lapisan terdalamnya menggunakan bahan hidrofilik, seperti katun atau campuran katun.

Sementara untuk lapirsan tengahnya terbuat dari bahan hidrofobik dari bahan tenun sintetis yang bertujuan untuk melakukan diltrasi dan menahan droplet. Sedangkan lapisan terluarnya terbuat dari bahan hidrofobik seperti polipropilen, poliester atau campuran keduanya.




Berita Lainnya

Mau Paru-Paru Sehat..? Lakukan 5 Hal Ini Setiap Hari

23/10/2020 20:15 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA