Wednesday, 21 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Reyhard Sinaga 'Predator Seks' Kejahatannya Akan Difilmkan

Anas Baidowi - 25/09/2020 20:48

Beritacenter.COM - Masih ingatkah dengan kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Ingris yang dilakukan oleh pria asal Jambi, Reynhard Sinaga?. Kini kekejaman pria asal Jambi itu akan diabadikan dalam sebuah film.

Hakim menjatuhi hukuman seumur hidup pada Januari 2020 dengan jangka waktu 30 tahun penjara terhadap Reynhard. Dia juga disebut sebagai predator seks berdarah dingin, licik, dan penuh perhitungan oleh Hakim.

"Kamu tidak akan pernah aman untuk dibebaskan," kata Hakim dalam vonisnya.

Reynhard ditangkap pada 2 Juni 2017 lalu setelah dihajar korban terkahirnya. Pria yang sedang menjalani studi S3 di Manchester itu terbukti bersalah atas 159 pemerkosaan sesama jenis yang terjadi sejak Januari 2015 hingga Juni 2017.

Dalam aksinya, Reynhard menemui calon korban, yakni pria yang heteroseksual, yang sendirian di klab malam. Kemudian Reynhard menawarkan tempat tinggal atau sekedar berpesta di apartemennya di Montana House, Manchester.

Ia lantas membius korban dengan obat jenis GHB yang dicampurkan di dalam minuman. Anehnya, Reynhard justru dengan bangga merekam aksinya. Bahkan dia membanggakan perbuatannya dengan menunjukkan video di depam teman-temannya.

Ada sejumlah korban yang diperkosa berkali-kali. Dalam kasus ini polisi Manchester menyita barang bukti kejahatan sebesar 3,29 terbite.

Kejahatan Reynhard bertolak belakang dengan kehidupannya. Ia dalam sehari-harinya dikenal sebagai pria baik dan rajin beribadah.

Dalam sidang, awalnya Reynhard membantah telah melakukan pemerkosaan. Dia justru mengatakan mereka berhubungan atas dasar suka sama suka.

Seiring terbongkarnya kasus ini. para korban Reynhard berdatangan untuk buka suara. Mengutip BBC, Jaksa Simkin dalam sidang Reynhard membacakan pernyataan sejumlah korban Reynhard. "Kalau bukan karena ibu saya, saya sudah bunuh diri," kata salah satu korban.

Bahkan ada korban lain sampai menyebut Reynhard sebagai predator setan. "Dia predator setan. Saya ceritakan kasus saya kepada ibu saya dan dia langsung muntah," ujar korban.

Lebih lanjut Simkin mengatakan jika ada korban Reynhard yang keluar dari kampus karena depresi, keluar dari pekerjaan, hingga berpisah dengan pasangannya.

Setelah divonis hukuman, Reynhard dimasukkan ke jeruji besi HM Prison Manchester di Stangeways, Manchester, Inggris.

Penjara itu dikenal memiliki penjagaan yang sangat ketat. Bangunan penjaranya dikelilingi tembok tebal yang menjulang tinggi sekitar tujuh meter. Dan pergerakan Reynhard diawasi 24 jam dalam selnya.

Terlebih sebelum masuk dalam ruang tahanan Reynhard, pengunjung harus melewati tujuh pintu pengawasan.


Namun kabar terbaru, kini Reynhard dipindahkan ke panjara paling mengerikan di Ingris. Bahkan Reynhard harus bisa menjaga diri karena penjara itu mayoritas diisi para penjahat paling berbahaya di Inggris.

Dikutip melalui laman The Sun, Reynhard kini berada di penjara Wakefield di West Yorkshire. Penjara tersebut memiliki julukan ‘Monster Mansion’ karena dikenal menjadi penjara bagi sejumlah penjahat paling berbahaya di Inggris.

Seorang sumber menyebut Reynhard dipindah setelah ia mulai terlihat nyaman di penjara Strangeways.

Punya Hunian Mewah

Reynhard diketahui merupakan anak keluarga berada. Keluarganya menempati rumah mewah sekaligus convention hall.

Hunian mewah itu berdiri di atas lahan seluas lebih dari satu hektare di Jalan Dahlia, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Kala itu seorang penjaga yang tak ingin disebut namanya mengatakan pemilik rumah sedang pergi ke luar negeri. Saat dikonfirmasi, ketua RT setempat mengatakan di rumah itu ada anggota keluarga yang bernama Reynhard Sinaga. Namun, ia tak bisa memastikan apakah Reynhard yang dimaksud adalah predator seks tersebut atau bukan.

Kisah Reynhard Akan Difilmkan

Kasus predator seks Reynhard ini kabarnya akan segera dijadikan sebuah film dokumenter oleh BBC Two.

Dilansir melalui Tyla.com, film dokumenter tersebut nantinya akan mengadopsi kisah kejahatan seksual yang dilakukan Reynhard Sinaga.

Pihak BBC Two mengatakan film tersebut nantinya akan berjudul "Predator: The Conviction of Reynhard Sinaga". Di film tersebut akan diceritakan proses investigasi terhadap korban-korban seksual Reynhard.

"Dalam konteks pencarian korban yang sedang berlangsung, banyak dari mereka bersuara sejak hukuman Sinaga diumumkan tahun ini. Film baru BBC Two ini akan menceritakan kisah investigasi polisi yang dilakukan secara teliti yang dibuka," jelas BBC.

Film ini juga menceritakan kisah dua tahun sebelum pria yang digambarkan oleh penuntut sebagai pemerkosa paling produktif dalam sejarah hukum Inggris itu ke pengadilan.

 




Berita Lainnya

Hina NU, Gus Nur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

21/10/2020 19:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA