Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
Travel

208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Karena Langgar Protokol dan Pegawai Terpapar COVID-19

Aisyah Isyana - 25/09/2020 17:35

Beritacenter.COM - Pemprov DKI Jakarta menutup sebanyak 208 tempat usaha yang kedapatan melanggar protokol kesehatan selama PSBB ketat. Terlebih, ada pula didapati karyawan yang positif terpapar COVID-19 di tempat usaha yang melanggar tersebut.

"Terkait operasi yustisi yang kami lakukan sejak tanggal 14 (September) sudah lebih dari 208 kantor, kafe, restoran, hotel yang kami tutup sementara, karena di situ ada penyebaran (virus Corona) dan ada yang melanggar," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2020).

Baca juga : NasDem soal Bunga Jokowi ke Kim Jong Un : Pendekatan Diplomasi Simbolik, Tapi Dalam..

Riza menyebut ada sebanyak Rp4,6 miliar uang terkumpul dari denda para pelanggar protokol kesehatan. Adapun denda itu diperoleh dari para pelanggar penggunaan masker dan tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan.

"Lebih dari Rp 4,6 miliar sudah uang yang terkumpul hasil dari denda bagi warga yang tidak menggunakan masker, bagi unit usaha yang melanggar protokol COVID," ucapnya.

Saat ini, Riza menyebut terdapat 20 ribu lebih petugas gabungan dari Satpol PP, ASN, TNI, dan Polri, yang melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan. Kendati begitu, dia tak menampik jika puluhan ribu aparat itu tak dapat mengawasi sekitar 11 juta warga DKI.

"Hampir 20 ribu aparat yang dihadirkan TNI Polri Satpol PP, PNS kami 5 ribu dari Senin sampai hari Minggu bertugas, dari pagi sampai sore hingga malam melakukan pengawasan, pemantauan di semua unit-unit kegiatan. Memang jumlahnya cukup banyak, tapi dibandingkan dengan 11 juta warga yang ada di Jakarta tentu tidak memadai," katanya.

Untuk itu, Riza tak bosannya mengimbau agar warga DKI Jakarta menerapkan protokol 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Dia menyoroti soal pentingnya kesadaran masyarkat untuk ikut menekan penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta.

"Untuk itu, kami minta kerja samanya, sinerginya, bantuan dukungan dari masyarakat untuk menjadi bagian dari kita semua untuk ikut melaksanakan protokol COVID, setidaknya melaksanakan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," ujar Riza.




Berita Lainnya

Cara Membuat "STICK BAWANG SELEDRI" Yang Super Enak

16/09/2020 19:30 - Indah Pratiwi Budi

Tempat Wista Tepi Sungai "Kampung Singkur Pangalengan"

10/09/2020 10:30 - Indah Pratiwi Budi

Inilah 5 Kafe Terbalik Di Pulau Dewata

09/09/2020 10:53 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA