Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
Politik

NasDem soal Bunga Jokowi ke Kim Jong Un : Pendekatan Diplomasi Simbolik, Tapi Dalam..

Aisyah Isyana - 25/09/2020 16:25

Beritacenter.COM - Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirim bungan ke Pimpinan Korea Utara, Kim Jong Un, mendapat apresiasi dari anggota Komisi I DPR dari Fraksi NasDem, Willy Aditya. Dia menilai, hal itu sebagai langkah diplomatik yang mendalam.

"Saya mengapresiasi langkah Pak Jokowi. Itu (memberikan bunga) pendekatan yang sifatnya soft power approach ya. Pendekatan dalam diplomasi yang suatu hal yang simbolik tapi dalam sekali," ujar Willy Aditya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Menurutnya, pendekatan itu merupakan pendekatan yang baik guna menjaga hubungan antara dua negara. Terlebih, dia menilai jika karangan bunga yang diberikan juga tidak mengambil harga yang besar pula, namun membuat orang bahagia.

"Gini dalam proses politik luar negeri itu bukan bicara paling baik tapi kemudian menjaga, membina. Itu yang dilakukan presiden dan itu cost-nya nggak besar-besar amat gitu ya. Membuat orang happy," ujar Willy.

Willy menyebut Indonesia memiliki sikap politik luar negeri yang bebas aktif. Jika dilihat dengan pemimpin terdahulu, Willy pun juga menyinggung soal kedekatan pimpinan Korea Utara terdahulu dengan Presiden RI-1, Soekarno.

"Satu kita sebagai negara bangsa, negara bangsa yang berdaulat. Politik luar negeri kita bebas aktif. Secara historical kakeknya presiden Korea Utara dengan Bung Karno memiliki jejak sejarah yang cukup dalam," tutur Willy.

Willy menyebut baik Indonesia maupun Korea Utara, sama sekali tak pernah berntentangan. Willy bahkan menyinggung gerakan non-blok yang dilakukan kedua negara ini di masa lalu.

"Kita tidak pernah punya hubungan yang clash dengan Korea Utara. Ini berbeda dengan Taiwan dan berbeda dengan Israel. Kita punya hubungan diplomatik yang fine-fine saja. Dan kedua negara pernah terlibat dengan gerakan non-blok," sebutnya.

Sekedar diketahui, Presiden Jokowi dikabarkan mengirimkan sekeranjang bunga untuk pimpinan Korea Utara, Kim Jong Un. Karangan bunga itu dikirim guna memperingati hari jadi DPRK atau Korea Utara ke-72.

Sebagaimana foto yang dipublikasi media pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), Kamis (24/9/2020), menampakkan bunga kiriman Jokowi berwarna merah, putih, kuning dan ungu. Bungan itu dirangkai dalam keranjang yang didominasi warna kuning. Tampak pula warna-warna khas bendera Korea Utara dalam keranjang bunga itu.

Pada pita warna merah dibagian tengah bunga, terdapat tulisan 'Presiden Joko Widodo' dalam bahasa Korea. Selain itu, Jokowi juga disebut mengirim ucapak untuk Kim Jong Un, pada 2 September 2020, dan dipublikasi KCNA pada Rabu (23/9) kemarin.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI turut membenarkan soal adanya kiriman bunga dari Jokowi untuk Kim Jong Un. Karangan bunga itu memang dikirim khusus Jokowi sebagai ucapan HUT ke-72 Korea Utara.

"Presiden RI dalam rangka HUT ke-72 The Founding Day of the DPRK telah menyampaikan surat ucapan selamat dan telah juga disampaikan bingkisan bunga," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA