Wednesday, 21 Oct 2020
Temukan Kami di :
Nasional

4 Alasan Penyebab PSBB Total Diperpanjang

Anas Baidowi - 25/09/2020 09:39

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa PSBB Total Jakarta hingga 11 Oktober mendatang. Hal itu disampaikan Anies pada Kamis (24/9) kemarin.

Mantan Mendikbud itu memiliki berbagai alasan PSBB total harus diperpanjang. Mulai dari masalah jumlah penularan hingga kemampuan rumah sakit menampung pasien.

Berikut 4 alasan Gubernur DKI Jakarta memperpanjang PSBB Total.

1. Penularan Covid-19 Bodetabek meningkat

Anies mengaku dapat laporan dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Jakarta. Luhut, kata Anies, menyebut penularan corona di ibu kota sudah melandai.

Meski demikian, berdasarkan laporan Luhut tersebut, Anies menyebut kasus corona di daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodebek) malah mengalami peningkatan. Karena itu, ia memutuskan untuk memperpanjang PSBB hingga 14 hari kedepan.

2. Angka kematian masih meningkat

Gubernur telah memutuskan untuk memperpanjang PSBB total jilid II. Salah satu alasannya adalah karena angka kematian karena Covid-19 masih meningkat.

Menurutnya, angka kematian perlu jadi perhatian khusus. Pasalnya kematian seseorang tak bisa dilihat hanya dari sekedar angka sebab banyak orang yang ditinggalkan.

3. Tingkat penularan Covid-19 hanya berkurang 0,04

Gubernur mengakui angka tingkat penularan atau Reproduction Transmision (Rt) virus hanya berkurang sedikit. Padahal PSBB sudah ditetapkan selama hampir dua pekan sejak 14 Septermber lalu.

Ia mengatakan saat masa PSBB transisi atau sebelum diketatkan nilat Rt DKI adalah 1,14. Sementara setelah menjalani PSBB jilid II, Rt berkurang jadi 1,10.

4. Kapasitas RS Covid-19 di Jakarta menipis

Anies mengatakan, kapasitas rs rujukan pasien Covid-19 semakin menipis. Oleh karenanya ia memutuskan untuk memperpanjang PSBB jilid II.

Anies menjelaskan, kapasitas RS semakin menipis karena jumlah pasien terus meningkat sehingga metersediaan tempat tidur isolasi atau Intensive Care Unit (ICU) terus berkurang.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA