Saturday, 28 Nov 2020
Temukan Kami di :
News

Polisi soal Wacana Damai Hadi Pranoto-Pelapor : Belum Tahu, Proses Hukum Masih Jalan!

Aisyah Isyana - 24/09/2020 18:15

Beritacenter.COM - Setelah menggelar pertemuan di Polda Metro Jaya, pihak Hadi Pranoto dan Muannas Alaidid disebut membuka wancana damai. Meski begitu, polisi memastikan jika proses hukum terhadap keduanya masih terus berjalan.

"Kita belum tahu, ini proses (hukum) masih berjalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Yusri menyebut pihaknya masih terus mendalami kasus yang melibatkan keduanya. Hadi Pranoto dan Anji terjerat kasus dugaan penyebaran berita bohong yang dilaporkan oleh Muannas. Saat ini, kasus itu sudah naik ke tahap penyidikan.

Baca juga : 

Sementara Muannas dilaporkan terkait kasus pencemaran nama baik oleh Hadi Pranoto. Kasus itu saat ini masi dalam tahap penyelidikan dan kalarifikasi oleh polisi.

Sementara soal wacana perdamaian yang dibuka kedua pihak, Yusri mengaku pihaknya sangat menghargai pilihan itu. Meski begitu, Yusri menyebut pihaknya masih belum mengetahui persis soal wacana damai antara Muannas dan Hadi Pranoto.

"Nanti kita lihat, kita belum tahu itu. Itu kan wacananya mereka, tanya pak siapa itu, tanya pengacaranya (Hadi Pranoto)," jelas Yusri.

Sekedar diketahui, Hadi Pranoto dan Muannas Alaidid bertemu di Polda Metro Jaya, Rabu (23/9) kemarin. Pada kesempatan itu, Muannas sempat menyinggung soal adanya ajakan damai dari pihak Hadi Pranoto.

"Kalau yang dibahas soal laporan yang berjalan, termasuk laporan kita. Ini saya tanya kan, 'ke situ (Polda Metro Jaya) ngapain?' 'Ini lagi diperiksa lagi laporan ini', 'oh gitu'. 'Terus bisa nggak Bang ada upaya perdamaian?' segala macam, ya kita belum tahu. 'Kalau ada peluang nanti coba dibicarakan', gitu lho, 'memungkinkan atau tidak, ya nantilah kita coba'. Jadi di pertemuan itu ketemu nggak sengaja aja," ungkap Muannas.

Adanya hal itu juga turut dibenarkan oleh kuasa hukum Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun. Dia mengaku memang tengah mengupayakan perdamaian, guna mencegah kegaduhan.

"Jadi dalam kaitan pembicaraan itulah, kemarin bagaimana masing-masing tidak melukai masyarakat karena masyarakat sudah terprovokasi juga. Jadi menuju bagaimana tidak gaduh lagi, kalau tidak gaduh kan damai," jelas Tonin.

Tonin masih enggan berspekulasi soal apakah kedua belah pihak akan mencabut laporan masing-masing. Dia menyebut kedua belah pihakn tengah berfokus untuk segera menemukan kesepakatan perdamaian tersebut.

"Yang pasti damai dulu. Damai artinya tidak ada dendam, tidak ada kepentingan yang lain. Kalau cabut laporan perkara itu kan akibat hukumannya, dampaknya ke sana. Kalau sudah ada damai mau apa lagi," jelas Tonin.




Berita Lainnya

Luhut Sebut Edhy Prabowo Kesatria, Ini Alasannya...

28/11/2020 00:27 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA