Friday, 30 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Sidang Tuntutan Virtual, Rangga dan 2 Petinggi Sunda Empire Dituntut 4 Tahun Penjara

Aisyah Isyana - 22/09/2020 15:54

Beritacenter.COM - Dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (29/9), tiga petinggi kelompok Sunda Empire dituntut empat tahun penjara. Dalam kasus ini, mereka dinilai terbukti bersalah terkait dugaan penyebaran berita bohong.

Dalam sidang yang digelar secara virtual itu, ketiga terdakwa yakni Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum dan Raden Rangga Sasana, diketahui berada di Rutan Mapolda Jabar. Sementara Jaksa dan Hakim berada di PN Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung.

Baca juga :

Jaksa Kejati Jabar, Suharja, dalam amar tuntutannya menilai jika ketiga terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan telah menyebarkan berita bohong. Adapun hal itu sesuai dengan dakwaan ke satu Pasal Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

"Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara masing-masing empat tahun penjara," ucap Jaksa.

Jaksa sebagaimana dalam pembacaan tuntutan juga turut menjelaskan perbuatan yang telah dilakukan ketiga terdakwa. Jaksa menila jika ketiga terdakwa terbukti melakukan dan turut serta melakukan perbuatan menyebarkan berita bohong dengan sengaja, terkait kerajaan Sunda Empire.

"Akibat perbuatannya telah menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat Sunda. Karena telah mengotori dan mengusik keharmonisan masyarakat khususnya masyarakat Sunda," tutur jaksa.

Menurut Jaksa, kehadiran Sunda Empire ini bermula saat Nasri Banks membaca sejarah tahun 2003 yang tak jelas sumbernya. Dia lantas meyakini jika sang istri, Raden Ratna Ningrum, adalah keturunan Alexander The Great. Nasri juga meyakini soal kedatangan seseorang yang akan membawa sertifikat bernilai ratusan dolar.

Jaksa juga menyebut jika Kekaisaran Sunda Empire ini telah mengklaim bahwa seluruh lembaga dunia seperti PBB dan NATO didirikan di Bandung, "PBB, Nato, Pentagon dan World Bank didirikan oleh Kaisar Sunda Empire di Gedung Isola Bandung merupakan berita bohong karena tidak sesuai dengan fakta sejarah," ujarnya.

Selain itu, Sunda Empire juga diketahui kerap melakukan kegiatan di Gedung Isola UPI. Bahkan, kegiatan yang mereka lakukan turut direkam dan videonya turut diunggah di Youtube.

"Di mana video Sunda Empire sempat viral dan ditonton masyarakat luas pengguna media sosial. Di mana dalam video tersebut Nasri Banks dan Raden Rangga Sasana sedang pidato mengenai Sunda Empire yang akan menguasai tatanan dunia," katanya.

Alhasil, video terkait Sunda Empire yang tak jelas kebebarannya itu, berimbas menimbulkan keonaran dan ke khawatiran masyarakat, terlebih masyarkat Sunda. Terkait tuntutan itu, terdakwa dan kuasa hukumnya mengajukan pembelaan atau pledoi, yang rencananya akan disampaikan pada sidang selanjutnya.




Berita Lainnya

KKP Kukuhkan 950 Penyuluh Perikanan Swadaya

29/10/2020 23:48 - Anas Baidowi

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta

29/10/2020 07:00 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA