Friday, 30 Oct 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Mabuk Usai Pulang Dugem, Mahasiswi di Makassar Digilir 7 Pria di Hotel

Aisyah Isyana - 20/09/2020 21:30

Beritacenter.COM - Mahasiswi berinisial EA (23), membuat laporan polisi terkait pemerkosaan yang menimpanya pasca pulang dari tempat hiburan malam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kepada polisi, EA mengaku telah digilir oleh 7 pria di sebuah hotel.

Kejadian bermula saat EA pulang dari tempat hiburan malam di Makassar, Sabtu (19/9), tadi malam. Kala itu, kedua rekan yang menemaninya di tempat hiburan malam mengajak EA untuk menginap di sebuah hotel. Ditempat itulah kemudian EA yang tengah mabuk diperkosa.

Baca juga :

"Bersama ini saya menyampaikan kepada Kapolsek Panakkukang, Laporan dugaan terjadinya peristiwa pemerkosaan yang dilakukan oleh sekitar 7 orang berteman," tulis EA dalam laporannya kepada polisi, Minggu (20/9).

Saat ini, polisi yang telah menerima aduan itu masih melakukan perburuan terhadap para pelaku. Polisi juga telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. "(Para pelaku) diburu," kata Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim kepada wartawan, Minggu (20/9).

Kepada polisi, EA menyebut aksi pemerkosaan itu terjadi setelah dirinya berniat pulang dari tempat hiburan malam, sekira pukul 01.00 WITA. Namun, kala itu EA yang tengah mabuk diajak rekannya untuk menginap di hotel di Kecamatan Panakkukang, Makassar.

"Saat itu saya dalam keadaan mabuk," ujar keterangan EA kepada polisi.

EA yang kala itu tengah dalam keadaan setengah sadar saat di kamar hotel, mendengar suara seorang pria mengatakan 'saya mo dulu (saya saja dulu)'. Alhasil, EA pun langsung terbangun.

Kala itu, EA seketika kaget mendapati seorang laki-laki berada didepannya. Laki-laki itu seketika langsung melarikan diri begitu mendapati EA sadar. EA juga mendapati sejumlah pria lainnya yang berada di dalam kamar seketika berhamburan melarikan diri.

Saat ini, kasus itu masih dalam pendalaman polisi. Selain memburu para pelaku, polisi juga telah melakukan olah TKP sebagai langkah penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap perkara tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA