Tuesday, 20 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Tengku Zulkarnain Provokasi Umat Islam Dengan Kadrun, Denny Siregar Menyindir

Anas Baidowi - 20/09/2020 08:47

Beritacenter.COM - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain merasa kecewa berat dengan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyatakan kadrun-kadrun akan demo dan membuat gaduh Indonesia.

Tengku mempermasalahkan ucapan Direktur Utama PT Pertamina (persero) itu. Dia juga mengkritik sejumlah tokoh yang nama-namanya disebutkan dalam Twitternya. Dia mempertanyakan kenapa mereka tidak bereaksi terhadap ucapan Ahok yang dinilainya rasis dan menghina umat Islam.

"Ahok sebut akan didemo kadrun jika jadi dirut. Dan pendemo itu bikin gaduh NKRI... Kenapa mulut @Dennysiregar7 Teddy, Veronica, Ade Armando, Abu Janda, Ruhut Sitompul dan kawan-kawan tidak "runcing" mengomentari ucapan rasis dan menghina umat Islam ini...? Mendadak sariawan? Semodel...?" kata Tengku dalam Twitternya.

Dalam twit sebelumnya, Dia mengatakan ucapan Ahok bisa memicu kegaduhan baru lagi di Indonesia.

Dia juga meminta Ahok menyebut siapa itu kadrun yang dimaksud supaya tidak menimbulkan syak wasangka.

"Enak saja Ahok mengatakan kalau dia diangkat jadi dirut Pertamina, kadrun-kadrun mau demo lagi. Mau bikin gaduh lagi Republik ini. Maksud ente kadrun siapa, Hok? Mereka yang membela Al Qur'an yang ente hina kemarin itu? Lagi pula demo itu hak rakyat yang dilindungi UUD 1945 Pasal 28," kata Tengku.

"Ahok sebut kadrun akan demo jika dia jadi Dirut Pertamina. Jika benar dia sebut kata "kadrun" sungguh Ahok tidak tahu diri... Ahok, ente diterima tinggal di NKRI saja mestinya sudah syukur... Sadarlah diri..." kata Tengku.

Denny Siregar tanggapi postingan Tengku.

Pegiat media sosial Denny Siregar mencandai Tengku yang mengait-ngaitkan terminologi kadrun yang diucapkan Ahok dengan rasis dan menghina umat Islam.

"Zul zull... Kadrun kok rasis... berasa ya??" kata Denny.

Denny kemudian menjelaskan definisi kadrun menuru versinya dan menghendaki Tengku menjelaskan letak rasisnya.

"Kadrun itu adalah seseorang yang merasa dirinya paling arab, tapi t*t*tnya kecil... Rasisnya dimana Zul. Apa karena kecil juga," kata Denny Siregar.

Sehabis itu, Denny Siregar kembali menuliskan sindiran.

"Banyak orang yang tidak sadar, bahwa iblis tidak dikutuk karena ia melakukan maksiat. Justru karena ia merasa paling beriman," kata Denny Siregar.

Dan ucapan Denny Siregar ditangkis Tengku dengan mengatakan: "Hehe... Iblis menolak sujud kepada Nabi Adam untuk menghormati beliau adalah maksiat mas... Melawan perintah Allah kok bukan maksiat...?"

Dapat tangkisan demikian, Denny Siregar makin "sadis" dan dia memberikan saran kepada Tengku. "Jawaban begini kok dibilang ustaz... Mending balik maen organ tunggal aja, ayah naen," kata Denny Siregar.

Selanjutnya, Denny Siregar membuat analogi untuk menjelaskan soal kadrun lewat percakapan.

"Kenapa harus ada kadrun, pa ?" Tanya anakku. Kujawab, "Nak, tidak dikenal putih tanpa ada hitam. Tidak dikenal pula kebaikan, tanpa ada kejahatan. Kadrun ada untuk mengingatkan kita, bahwa kesombongan itu menghilangkan akal." Kudengar suara di video, "Ikan hiu makan tomat."




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA