Monday, 26 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Jadi Klaster Tertinggi Penyebaran Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Anas Baidowi - 19/09/2020 10:01 Dirjen P2P Kementerian Kesehatan: Achmad Yurianto

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di jajaran keenterian di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat melalui situs resmi Covid-19 DKI Jakarta.

Mendengar hal tersebut, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto menegaskan bahwa selama pandemi Covid-19, Kemenkes menjadi kementerian yang langsung terjun di Lapangan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Itu pegawai Kementerian Kesehatan, kamu tahu ada di mana mereka selama COVID? Yang membantu KKP, yang membantu pekerja migran, yang membantu Rumah Sakit Atlet, itu semua orang Kementerian Kesehatan, yang kantornya di Kuningan, tapi nggak pernah ngantor di Kuningan," kata Yuri saat dihubungi, Jumat (18/9/2020).

Yuri mengatakan bahwa dalam mengatasi wabah Covid-19, para pegawai Kemenkes tak hanya berhadapan langsung dengan pasien, tapi langsung berhadapan dengan virus Corona.

"Nah, kalau mereka jadi pekerja migran di KKP, meriksa semua pekerja migran yang masuk, mereka yang laksanakan swab, dia yang melakukan tracing, kan mereka itu yang bekerja seperti itu," ucap Yuri.

Yuri mengaku, bahwa sejak Mei yang lalu, sudah banyak pegawai di Kemenkes yang terpapar Covid-19 dan hingga saat ini sudah banyak yang sembuh dan sudah bisa menjalankan tugasnya lagi dalam memerangi Covid-19 di Indonesia.

"Begitu maksudnya dan itu mulai dari Mei sudah ada, dan sebagian besar sudah negatif, malah sudah dinas lagi ke KKP lagi, ke Pademangan lagi, yang biasa di lab ya masuk lab lagi," ujarnya.

Yuri mengatakan bahwa tidak ada perlakuan khusus kepada para pegawai. Menurut Yuri, pegawai Kemenkes yang terpapar Covid-19 itu karena risiko pekerjaan yang tinggi.

"Nggak adalah, virus kan nggak tahu itu pegawai Kementerian Kesehatan, itu pegawai kementerian lain, wong virus buta huruf, kok. Tidak ada perlakuan khusus, semuanya sama. Kalau memang terpapar, itu karena risiko pekerjaannya. Begitu," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkap data sejumlah klaster Corona di kantor kementerian dan lembaga instansi pemerintah. Hasilnya, Kementerian Kesehatan RI memiliki jumlah kasus Corona tertinggi.

Dihimpun dari situs corona.jakarta.go.id, di Kementerian Kesehatan tercatat ada 139 kasus positif Corona. Angka ini terpaut cukup jauh dengan peringkat kedua, yakni Kementerian Perhubungan, dengan 90 kasus.

Klaster tertinggi berikutnya adalah Badan Litbangkes Kemenkes, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Hukum dan HAM. Masing-masing terdata memiliki 49 kasus, 42 kasus, dan 35 kasus.




Berita Lainnya

Anies Perpanjang PSBB Transisi Jakarta!

25/10/2020 12:40 - Anas Baidowi

Hina NU, Gus Nur Ceming Saat Ditangkap Polisi

24/10/2020 15:59 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA