Wednesday, 21 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Banyak Korban Berjatuhan, Komisi I Minta Pemerintah Jaga Warga Sipil dan Aparat di Papua

Anas Baidowi - 18/09/2020 14:40 Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua

Beritacenter.COM - Penyerangan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) kepada warga sipil dan TNI/Polri yang bertugas di Papua masih terus terjadi, Bahkan sejak awal 2020 saja, sebanyak 46 serangan telah dilakukan oleh KKB di Papua.

Untuk itu, Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah agar lebih serius dalam menangani masalah tersebut, mengingat banyak korban berjatuhan akibat penyerangan tersebut.

"Pada tahun 2020, menurut keterangan Polda Papua terjadi 46 kali serangan KKB. Jika dihitung dengan kejadian terakhir kemarin, ada kurang lebih 11 korban meninggal dan 25 korban terluka," kata Sukamta dalam keterangannya, Jumat (18/9/2020).

Sebelumnya, penyerangan KKB di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua telah menewaskan anggota TNI Serka Sahlan yang bertugas sebagai Babinsa di Hitadipa. Selain itu, penyerangan yang terjadi pada Kamis (17/9) itu juga menewaskan seorang tukang ojek di wilayah tersebut.

Sukamta berharap pemerintah bisa memberikan perhatian ekstra untuk melindungi masyarakat sipil dan anggota TNI/Polri yang bertugas di Papua.

"Pemerintah juga perlu tegas menyebut KKB ini sebagai kelompok separatis, sehingga bisa direspon secara cepat dan tepat oleh TNI/Polri," ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah gerakan separatis di Papua.

Dia meyakini mayoritas masyarakat Papua tetap berjiwa NKRI dan hanya beberapa gelintir orang saja yang terlibat gerakan separatisme Papua merdeka.

"Tetapi yang segelintir ini bergerak sistematis dan terindikasi disokong pihak-pihak di luar negeri. Karena itu upaya penanganan masalah ini harus menyentuh akar masalah," tukasnya.




Berita Lainnya

Hina NU, Gus Nur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

21/10/2020 19:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA