Wednesday, 28 Oct 2020
Temukan Kami di :
Opini

LAKON AHOK OBRAK ABRIK "KAHYANGAN"

Indah Pratiwi Budi - 17/09/2020 19:00 Oleh: Supriyanto Martosuwito

FOKUS : Ahok

Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama nampaknya terlahir untuk tak betah melihat segala penyimpangan dan ketidakadilan. Apalagi korupsi dan semua upaya pencurian aset negara.

Sejak jadi wakil Jokowi di ibukota (2012 - 2014) dan menjabat Gubernur DKI (2014 - 2017) dia melabrak kian ke mari. Aksinya terjegal kasus ayat mayat dan demo kadrun berjilid jilid di Monas. Tapi dinding penjara Mako Brimob tak mengubah wataknya untuk main sikat.

Di dunia wayang ada tokoh Raden Ontoseno dan Raden Wisanggeni, dua ksatria Pandawa yang suka main labrak. Tak tanggung tanggung yang mereka labrak adalah Kahyangan tempat bersemayam dewa dewa.

Persamaan Wisanggeni dan Ontoseno adalah sakti mandraguna dan - jika sudah membela kebenaran - mengabaikan tata krama. Urakan. Hunian Dewa pun dilabraknya.

Terbaru, dalam posisi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membuka aib manajemen Pertamina dari mulai melobi menteri hingga persoalan gaji direksi.

Pernyataan tersebut Ahok yang bikin geger itu tayang dalam akun YouTube POIN pada Senin (14/9) yang dalam sehari sudah diklik satu juta orang, disukai 17 ribu clicker dengan 5.200an komentar!

Ahok BTP menyatakan kekesalannya, sebagai Komisaris Utama dia tidak mengetahui perubahan posisi direksi Pertamina. Pasalnya, direksi langsung melobi menteri untuk urusan pergantian posisi. Dia jadi emosi karena pergantian direktur itu tanpa memberitahu dirinya.

"Jadi semua direksi lobi-lobinya ke menteri. Yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan dari kementerian," kata Ahok di Youtube, Selasa (15/9).

Ahok pun ambil langkah dengan memotong jalur birokrasi dalam tubuh Pertamina. Diungkapkan, jika dulu mau naik pangkat, harus melalui 'Level of Reference'. Maka dia potong kompas.
"Saya potong sekarang. Semua harus lelang terbuka," tegas Ahok.

Diungkapkan meski lelang proyek sudah dilakukan melalui website, "permainan di dalam masih terjadi" katanya. "Persoalannya presiden tidak bisa menjangkau BUMN" ungkapnya.

Ahok juga mempermasalahkan pula tidak ada perubahan gaji direksi yang sudah dicopot. Direktur utama anak perusahaan Pertamina dengan gaji Rp100 juta yang sudah dicopot gajinya tetap Rp.100 juta dengan alasan "orangnya sudah lama di situ".

"Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa Rp75 juta. Dicopot, gak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja, nih! " semprot Ahok.

Selain perkara gaji, Ahok pun sempat menyinggung soal utang perseroan.
"Sekarang udah utang USD 16 miliar, tiap kali otaknya minjem duit terus nih. Minjem duit terus akuisisi lagi. Saya bilang, tidak berpikir untuk eksplorasi"

"Kita masih punya 12 cekungan yang berpotensi punya minyak dan gas. Lu ngapain di luar negeri? Ini jangan-jangan ada komisi lagi nih beli-beli minyak di luar?" tutur Ahok.

Dalam video tersebut, Ahok menyebut dirinya sebagai eksekutor, bukan sebagai pengawas di Pertamina. Dia mengibaratkan Komisaris di BUMN itu ibarat neraka lewat, surga belum masuk.

Dalam rapat rapat di Pertamina Ahok mengaku sering dipancing untuk marah dan ribut, "Supaya bisa dilaporkan ke Presiden bahwa Ahok tidak bisa menjaga keharmonisan!" simpulnya.

"Ahok sama saja kekacauan, kekisruhan. Kalau enggak ada Ahok, kan enggak ada yang ribut," kata Ahok mengomentari diri sendiri

Ahok pun sempat menyinggung untuk membubarkan Kementerian BUMN dan mengganti seperti sistem di Singapura yang memiliki Temasek Holding.
" Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation," katanya.

Seorang teman karib yang mengkonfirmasi pergunjingan jabatannya sebagai "Komisaris rasa Direktur" malah dijawab enteng oleh Ahok, "Saya iki Direktur (Pertamina yang) nyamar jadi Komisaris!" katanya sembari terkekeh.

SETELAH bertahun tahun dijadikan sapi perah para politisi, DPR RI, ormas dan menteri, BUMN direformasi dengan menghadirkan orang orang kompeten. Gebrakan awal dilakukan Dahkan Iskan dan Rini Soemarno, lalu masuk Erick Thohir yang sudah teruji sebagai konglomerat sukses di dalam dan luar negeri.

Erick melakukan gebrakan dengan merampingkan perusahaan plat merah hingga tersisa hanya 40 nantinya. Saat ini, perusahaan plat merah yang ada terdapat 107 perusahaan. Selain itu, mencopot komisaris komisaris titipan yang membaca laporan keuangan saja tak bisa.

Ada kemiripan gaya antara Menteri BUMN Erick Thohir dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ibarat Erick Thohir Wisanggeni sedangkan Ahok BTP adalah Ontoseno-nya. Dua duanya "sangar" kalau sudah marah dan bikin tak nyaman para "dewa" dn bos boss titipan di BUMN yang bertahun tahun menikmati fee, komisi dan gaji besarnya.

DI LAMAN Twitter alias Twitterland celotehan Ahok mendapat tanggapan ramai. Anggota DPR RI Andre Rosiade meminta Jokowi agar mencopot Ahok, karena membuat gaduh.

"Menurut saya sebagai anggota DPR Komisi VI, ya, yang mitra BUMN bahwa tidak gunanya Presiden mempertahankan Pak Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komut Pertamina. Kenapa? Pertama, ya, yang bersangkutan selalu membikin gaduh," kata Andre kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Politisi Gerindra asal Sumbar yang pernah bikin heboh karena menangkap WTS hotel bertarif Rp.800 ribu di kota Padang ini menyatakan, permasalahan internal Pertamina bukan untuk diumbar-umbar ke publik.

"Seharusnya komut itu kalau ada masalah, perbaikan, dia selesaikan di internal atau laporkan ke Menteri BUMN, tidak mengumbar ke keluar, sehingga menimbulkan kegaduhan dan memberikan citra negatif kepada Pertamina yang berjuang di semester kedua tahun 2020 ini untuk mengembalikan, mendapatkan keuntungan setelah di semester pertama rugi kan," papar Andre.

Di Twitter twitted @andre_rosiade segera mendapat tanggapan nyinyir netizen. "Emang fungsi pengawasan DPR itu disalurkan medsos?" tanya pemilik akun @MoneYosua.

"Iyalah sewa psk saja di medsos..ehhh dipakai apa gak dipakai tuh, " sambut akun @wong845

Bahkan ada juga netizen yang mengusulkan kepada Prabowo, sebagai Ketum Gerindra, agar Andre dicopot dengan mengutip alasan sama yang dituduhkan ke Ahok: "karena muka yang bersangkutan juga biasa biasa saja"

"Yang gaduh itu yang gak bisa korup dan gak bisa psk kelas atas.. " Sambut netizen lainnya.

Akun putri cebong menulis, "Ahok mau cuci piring kotor dan bersih2 bekas pesta panjang di Pertamina. Yang gaduh pasti yg merasa pestanya terusik oleh kehadiran basuki_btp"




Berita Lainnya

Jangan Panggil Mereka Ulama

27/10/2020 12:00 - Indah Pratiwi Budi

Ada yang Tidak Senang Jokowi Bangun Papua

27/10/2020 11:00 - Indah Pratiwi Budi

INI CERITA KENAPA KITA HARUS TETAP DUKUNG JOKOWI

26/10/2020 15:45 - Indah Pratiwi Budi

PRESIDEN JOKOWI CEKATAN DALAM BEKERJA

26/10/2020 11:11 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA