Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Kesehatan

Kabar Gembira! Pengujian Vaksin Sinovac ke Anak-anak dan Remaja Segera Dilakukan

Anas Baidowi - 17/09/2020 14:46 Vaksin Covid-19 Sinovac

Beritacenter.COM - Vaksin Covid-19 Sinovac buatan perusahaan asal China, Sinovac Biotech akan segera melakukan uji klinis terhadap anak-anak dan remaja dengan rentang usia 3 sampai 17 tahun dalam waktu dekat.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (17/9/2020), penemuan vaksin untuk dapat mencegah penularan Covid-19 memang sangat penting dilakukan. Apalagi untuk anak-anak dan remaja yang merupakan aset dari suatu negara. Selain itu, penemuan vaksin untuk anak muda juga sangat penting untuk mengatasi klaster Covid-19 di Sekolah.

Dalam pengujian vaksin Sinovac, akan dibagi menjadi 2 fase. Pengujian itu juga akan melibatkan 552 partisipan sehat yang berusia antara 3 tahun hingga 17 tahun. Masing-masing dari mereka akan disuntikkan dua dosis CoronaVac vaksin Corona buatan Sinovac atau plasebo.

Berdasarkan catatan registrasi yang dipublikasikan pada Rabu (16/9) waktu setempat. Uji coba Vaksin Sinovac ini akan dimulai pada 28 September mendatang di Provinsi Hebei, China bagian utara. Sedangkan untuk melakukan uji coba ini, Juru bicara Sinovac menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi izin dari regulator China.

Diketahui, China telah melakukan experiemen pengujian vaksin Covid-19 produksinya pada puluhan ribu warganya. Oleh karena itu, tak heran jika pihak internasionak tertarik dengan pengembangan vaksin yang dilakukan oleh China tersebut. Kendati demikian, para ahli masih khawatir dengan keamanan vaksin tersebut, mengingat pengujiannya yang masih belum selesai.

Namun, CoronaVac telah diberikan kepada sekitar 90 persen karyawan perusahaannya dan keluarganya. Vaksin ini juga tengah diuji coba dalam skala besar tahap akhir di Brasil, Indonesia dan Turki.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), data yang dihimpun pihaknya menunjukkan bahwa Covid-19 Kan lebih berisiko terhadap orang dewasa dibandingkan denan anak-anak. Namun, beberapa kasus dilaporkan bahwa anak juga membutuhkan perawatan yang intensif.

Ratusan anak di Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengalami sindrom peradangan langka tapi parah. Selain itu, mereka juga dilaporkan mengalami gejala-gejala seperti demam, ruam dan kelenjar membengkak.

Awal bulan ini, Sinovac menyatakan bahwa CoronaVac tampaknya aman dan mampu menginduksi antibodi untuk orang yang berusia lebih tua. Sementara level antibodi yang dihasilkan vaksin pada orang dewasa yang berusia lebih muda diketahui cenderung lebih rendah. Hal ini diketahui dari hasil awal uji coba tahap awal hingga menengah.




Berita Lainnya

Anda Wajib Tahu, Ini Cara Ampuh Atasi Insomnia

24/09/2020 02:40 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA