Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Pakar: Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Harus Lebih Tegas Lagi dan Bikin Jera

Lukman Salasi - 17/09/2020 11:44

BeritaCenter.COM – Pakar Epidemiologi Unair Surabaya, Dr Windhu Purnomo menyebut operasi yustisi untuk mengawasi warga agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dinilai bagus dan efektif.

Namun, kata Windhu, sanksi yang diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan harus lebih tegas lagi. Menurut Windhu, hukuman yang diberikan harus bikin warga jera.

Ia menilai sanski berupa berjoget hingga bernyanyi yang kerap diterapkan di sejumlah wilayah tidak efektif. Terkesan seperti candaan dan tidak akan bikin jera.

"Harus lebih tegas lagi, sanksi itu kan yang membuat jera. Nah kalau orang disuruh joged ya dia ketawa-ketawa saja dong, kan cuma joged," ujar Windhu kepada wartawan di Surabaya, Kamis (17/9/2020).

Untuk sanksi berupa denda, Windhu menyebut hal ini cukup bagus bikin warga jera. Hukuman, lanjutnya, harus sesuatu yang bikin jera agar pelaksanaan operasi yustisi bisa lebih efektif lagi.

"Jadi misalnya mereka ndak punya uang buat bayar denda, itu nggak bisa kemudian kita denda uang. Ya mereka bisa kerja sosial. Tapi kerja sosialnya bukan sekadar nyapu beberapa menit. Katakan dia disuruh kerja sosial setengah hari misalnya membersihkan got, yang benar-benar (membuat jera) begitu. Jadi itu yang menjerakan. Bukan main-main begitu, sekarang kan modelnya main-main. Cuma disuruh push up sebentar, itu nggak menjerakan," pungkasnya.




Berita Lainnya

4 Alasan Penyebab PSBB Total Diperpanjang

25/09/2020 09:39 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA