Tuesday, 22 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

TOP BANGET !!! Ahok Buka Borok Pertamina dan Siap Lakukan Perubahan

Lukman Salasi - 16/09/2020 21:03

BeritaCenter.COM – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bikin kehebohan karena berani membongkar borok atau kejelekan PT Pertamina (Persero). Ahok pun berupaya untuk memperbaiki berbagai masalah di perusahaan pelat merah ini.

Ini diungkap Ahok lewat sebuah video di akun YouTube POIN. Ahok yang kini menjabat sebagai komisaris di perusahaan yang tengah dibongkar permasalahannya mengatakan, direksi-direksi Pertamina disebut hobingya lobi-lobi menteri.

"Jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," sebut Ahok seperti dikutip BeritaCenter.COM, Rabu (16/9/2020).

Atas pesoalan ini, Ahok mengaku telah melakukan upaya untuk mengatasinya. Salahnya dengan memotong jalur birokrasi dan lelang jabatan secara terbuka.

"Saya potong jalur birokrasi, Pertamina itu dulu naik pangkat mesti pakai kayak pangkat, Pertamina refference level orang mesti kerja sampai SVP bisa 20 tahun ke atas saya potong semua mesti lelang terbuka," sebut Ahok.

Persoalan selanjutnya, sebut Ahok, mengenai gaji pejabat yang tetap diberikan meski sudah dicopot dengan alasan pejabat itu orang lama. Ahok kian geram dengan persoalan ini.

"Orang dicopot dari jabatan direktur utama anak perusahaan, misal gaji Rp 100 juta lebih masa dicopot gaji masih sama? Alasannya dia sudah orang lama, harusnya gaji mengikuti jabatan anda," kata Ahok.

Menurut Ahok, sistem gaji untuk pejabat di Pertamina dibuat sangat tinggi nominalnya. Ahok menegaskan dirinya tengah merubah hal yang disebutnya gila ini.

"Tapi mereka bikin gaji pokok gede-gede semua, bayangin orang kerja sekian tahun bisa gaji pokok Rp 75 juta dicopot nggak kerja dibayar segitu, gila aja ini. Itu yang kita lagi ubah sistem itu," sebutnya.

Selain itu, Ahok juga menyebut Pertamina punya kebiasaan ngutang meski sudah punya hutang banyak. Utang tersebut, lanjut Ahok, untuk mengakuisisi ladang minyak di luar negeri.

Ahok kemudian menginginkan lebih baik melakukan eksplorasi di dalam negeri karena di Indonesia masih ada 12 cekungan yang berpotensi menghasilkan minyak dan gas di dalamnya.

"Minjam duit sudah ngutang US$ 16 miliar, tiap kali otaknya minjam duit terus nih saya sudah kesal ini. Minjam duit terus, mau akuisisi terus. Saya bilang tidak berpikir untuk eksplorasi, kita masih punya 12 cekungan yang berpotensi punya minyak, punya gas. Ngapain di luar negeri? Ini jangan-jangan ada komisi ini, beli-beli minyak ini," ucap Ahok dengan nada tinggi.

Dengan berbagai permasalah atau aib dari Pertamina itu, Ahok menilai solusinya Indonesia butuh pekerja yang jujur.

"Yang utama adalah jujur karena kejujuran dan loyalitas itu tidak ada sekolahnya. Kalau kamu punya itu, kamu sampai tua pun tidak mungkin suci. Kita berdoa lah supaya di Indonesia itu ladangnya bisa siap untuk benih-benih baik ditaburkan," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA