Tuesday, 22 Sep 2020
Temukan Kami di :
News

Satgas COVID-19 Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan, Foto Bersama Juga Bermasker!

Aisyah Isyana - 16/09/2020 20:10

Beritacenter.COM - Guna menekan penyebaran virus Corona, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta masyarakat untuk senantiasa menaati protokol kesehatan. Dia juga mengimbau tokoh-tokoh publik dapat mengimbau masyarkaat untuk selalu memekai masker saat bertemu, bahkan saat melakukan foto bersama.

"Tokoh-tokoh publik hendaknya bisa menjadi figur, menjadi panutan di mana pun berada sehingga boleh dibilang, kalau sudah ketemu dengan siapa saja, ya usahakan masker jangan dilepas. Bisa saja kita pakai masker dari pagi tidak pernah lepas, ketika ketemu seseorang difoto, akhirnya fotonya beredar," kata Doni, dalam diskusi virtual bertajuk 'Arah Kebijakan Penanganan Pandemi COVID-19', Rabu (16/9/2020).

"Ini perlu menjadi bagian dari budaya kita untuk selalu mengikuti ketentuan agar saat berfoto dan sebagainya juga jangan sampai lepas masker," sambungnya.

Baca juga : Kenang Sosok Saefullah, Ahok : Pekerja Cepat, Beliau Saya yang Pilih Jadi Sekda

Meski nanti vaksin Corona sudah ada, Doni berpesan agar masyarkat tak serta merta bebas dan mengabaikan protokol kesehatan. Pasalnya, masih belum diketahui kapan penyebaran virus Corona benar-benar berakhir. Untuk itu, penting menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak, dan memakai masker, serta mencuci tangan dengan sabun.

"Di sini saya mau menyampaikan bahwa ada euforia dari masyarakat bahwa kalau vaksin ini sudah ada, mereka aman. Saya katakan tidak akan pernah aman, COVID-19 tidak akan pernah tahu kita kapan akan berakhir. Jadi kita jangan sampai menganggap, dengan adanya vaksin dan juga dengan adanya obat COVID, akan berakhir. Belum akan berakhir, lalu kapan? Tidak tahu. Wallahua'lam bishawab, hanya Allah yang mengetahuinya," sambungnya.

Dia juga menyinggung soal bahaya virus Corona yang menghantui tanah air sejak 6 bulan terakhir, dimana angka penularan masih terus meningkat. Terlebih, penularan Corona itu sangat rentan bagi orang yang memiliki penyakit bawaan yang berat dan lansia.

"Bahwa COVID-19 ini adalah sebuah virus yang sangat mematikan dan saya mengibaratkan COVID-19 ini seperti layaknya malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan, yaitu kelompok lansia dan memiliki komorbid, mereka yang punya penyakit bawaan tertentu, seperti hipertensi, diabetes, kanker, sakit jantung, dan penyakit paru," ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah gencar melakukan testing dan tracing dan mengejar target WHO. Doni juga menyebut pihaknya tengah memenuhi kebutuhan APD bagi tenanga medis serta melakukan sosialisasi ke masyarkat terkait bahaya penularan COVID-19.

"Kebutuhan reagen kita sudah alhamdulillah sudah bisa terpenuhi. Insyaallah bisa berjalan dengan baik. Kemudian testing tadi sudah dilaporkan memang masih di bawah standar WHO, tetapi secara bertahap kita upayakan bisa mendekati ketentuan yang ada," ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA