Monday, 28 Sep 2020
Temukan Kami di :
Teknologi

Bukan Oracle-Microsoft, ByteDance Tak Akan Jual TikTok ke Perusahaan di AS?

Aisyah Isyana - 15/09/2020 20:45

Beritacenter.COM - Perusahaan teknologi asal China, ByteDance, disebut-sebut tak akan menjual platform berbagi video pendek mereka, TikTok, ke pihak manapun di AS. ByteDance disebut tak akan menjual TikTok ke pihak Microsoft ataupun Oracle.

Memiliki lebih dari 100 juta pengguna di Amerika Serikat (AS), TikTok jelas saja memiliki daya tarik sendiri. Meski beigitu, untuk mewujudkan TikTok dilokalisasi menjadi bagian dari AS, sebagaimana syarat Presiden Donladt Trump, tampaknya akan sulit terjadi.

Baca juga : 

Sebagaimana laporan CGTN, stasiun TV yang condong kepentingan China, Selasa (15/5/2020), ByteDance memastikan tak akan menjual bisnis TikTok di AS ke pihak Oracle, Microsoft, atau pun sumber perusahaan AS lainnya.

CGTN menyebut China telah mengeluarkan katalog teknologi yang direvisi, dimana hal itu memungkinkan untuk tunduk pada larangan atau pembatasan ekspor yang kerap menjegal perusahaan China di luar negeri, khususnya di Amerika Serikat.

Sejumlah pakar dalam bidangnya juga menyebut hal itu dapat mencegah TikTok jatuh ke perusahaan AS, tanpa mendapat lisensi dari pemerintah China. Stasiun TV itu juga menyebut jika ByteDance menawarkan sejumlah teknologi mutahir dalam kecerdasan buatan dan lainnya.

Sejauh ini, laporan CGTN itu masih belum mendapat tanggapan resmi dari ByteDance, selaku perusahaan induk TikTok. ByteDance hanya menyebut jika pihaknya tengah mengembangkan solusi yang sesuai dengan kepentingan pengguna, pencipta, mitra, dan karyawan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA