Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

TRANSPARANSI DANA Penanganan COVID-19 Jakarta DIPERTANYAKAN, KPK-BPK Diminta Turun Tangan

Lukman Salasi - 15/09/2020 15:58

BeritaCenter.COM – Penggunaan anggaran penanganan COVID-19 oleh Pemprov DKI Jakarta dipertanyakan. Pemprov DKI dinilai tidak transparan. Selama ini Pemerintah Pusat juga memberikan bantuan dengan jumlah triliunan rupiah.

Hal Ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin mencairkan dana cadangan daerah senilai Rp 1,4 triliun.

"Pemerintah Pusat bantu DKI Rp 4,8 triliun, luar biasa. DKI sendiri alokasikan Rp 10 triliun, DKI mau pinjam lagi ke Pusat Rp 12,5 triliun. Dana cadangan yang Rp 1,4 triliun mau dicairkan, luar biasa dana penanganan COVID DKI, tapi kenapa PSBB transisinya gagal," ujar Baco kepada wartawan, Senin (14/9/2020) malam.

Baco mempertanyakan dana triliunan rupiah itu digunakan untuk apa saja. Menurutnya, tak ada laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Pemprov DKI.

"Ke mana semua uang itu? Sampai sekarang tidak ada laporan pertanggungjawaban dan penjelasannya. KPK dan BPK harus audit dana COVID DKI secara transparan agar rakyat Jakarta juga punya hak untuk tahu," kata Baco.




Berita Lainnya

4 Alasan Penyebab PSBB Total Diperpanjang

25/09/2020 09:39 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA