Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Ma'ruf Amin Bicara Pentingnya Semangat Nasionalisme ke Mahasiswa Baru

Lukman Salasi - 15/09/2020 14:59

BeritaCenter.COM – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berbicara pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul. Menurutnya, SDM unggul erat kaitannya dengan semangat nasionalisme.

Hal ini disampaikan Ma’ruf dalam dalam sambutannya di acara pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Universitas Islam Nusantara (Uninas) Bandung.

"Saat ini pemerintah menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional. SDM unggul merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global. Di berbagai kesempatan saya selalu menyampaikan bahwa SDM unggul adalah SDM yang sehat, cerdas memiliki produktivitas yang tinggi, produktif dalam menghasilkan suatu manfaat dan maslahat. Memiliki semangat untuk berkompetisi, cinta Tanah Air, dan berakhlak mulia," kata Ma'ruf dalam siaran akun YouTube NU Jabar Channel, Selasa (15/9/2020).

Ma'ruf menyebut SDM unggul berkaitan erat dengan identitas sebagai warga negara. Jadi dia meminta mahasiswa meningkatkan jiwa nasionalisme.

"Kriteria SDM unggul yang saya sampaikan di atas erat kaitannya dengan identitas kita sebagai warga Indonesia. Saya mengharapkan anda semua mewujudkan semangat nasionalisme tersebut sehingga sekalipun kita memiliki keunggulan kompetitif secara global kita selayaknya kita berpijak pada ideologi dan kearifan lokal," kata dia.

"Saya teringat presiden Indonesia ke-3 Bapak BJ Habibie yang selalu dijuluki otak Jerman tetapi berhati Mekah. Julukan tersebut mengandung arti bahwa otak kita, atau kemampuan kita bisa melanglang buana dan bersaing di era global ini, tetapi hati kita, jati diri kita tetap harus melekat sesuai dengan identitas dan akhlak sebagai insan nusantara," sambungnya.

Lebih lanjut Ma'ruf mengingatkan pentingnya jiwa nasionalisme untuk menyatukan keberagaman. Para pendiri bangsa, lanjut Ma'ruf, telah menjamin kemajemukan di Indonesia.

"Selain itu, Anda semua harus memahami arti penting nasionalisme. Hal ini penting untuk kita pahami bersama karena bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras. Karena itu, para pendiri bangsa negara ini bersepakat untuk mendirikan sebuah negara yang mengakomodasi menjamin kemajemukan tersebut," tuturnya.

Ma'ruf mengatakan NKRI adalah keputusan yang tak bisa ditawar. Dia menegaskan tak ada sistem lain dan pemikiran lain di luar NKRI.

"Oleh sebabnya mengapa negara kita bentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. NKRI adalah sebuah kesepakatan pendiri bangsa, dengan Pancasila sebagai dasarnya. Oleh sebab itu bagi saya Pancasila dan NKRI adalah kesepakatan nasional yang harus kita jaga. Sehingga kita tidak boleh membawa sistem lain selain NKRI tersebut, jangan ada yang membawa pikiran-pikiran di luar NKRI karena NKRI sudah final," katanya.

Kepada mahasiswa baru ini Ma'ruf juga berpesan agar senantiasa bersyukur dan tak menyia-nyiakan kesempatan. Wujud dari rasa syukur itu adalah dengan bekerja keras dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

"Bagi adik-adik sekalian saya juga ingin menitipkan pesan pertama jangan sia-siakan kesempatan untuk menikmati pendidikan tinggi. Ini adalah karunia Allah dan bentuk rasa syukur anda adalah dengan belajar dan kerja keras agar Anda dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan hasil yang memuaskan," tandasnya.




Berita Lainnya

4 Alasan Penyebab PSBB Total Diperpanjang

25/09/2020 09:39 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA