Saturday, 16 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Pesan Syekh Ali Jaber : Umat Tetap Tenang, Jangan Terprovokasi, dan Jaga Kesatuan

Aisyah Isyana - 14/09/2020 13:50

Beritacenter.COM - Pendakwah Syekh Ali Jaber berpesan agar umat muslim selalu menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi atas insiden penusukan yang menimpanya. Dia berharap, umat dapat selalu menjaga kebersamaan dan kesatuan dan menganggap aksi penusukan yang terjadi di Masjid Falahuddin, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, itu sebagai ujian.

"Saya ingin sampaikan kepada umat dan masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan kejadian ini dan tetap menjaga ketenangan dan kebersamaan serta kesatuan karena ini adalah ujian," kata Syekh Ali Jaber saat melakukan konferensi pers di Bandarlampung, seperti dilansir Antara, Senin (14/9/2020).

Baca juga :

Syekh Ali juga meminta seluruh elemen masyarkaat untuk melakukan tindakan melanggar hukum atau pun berburuk sangka terkait beredarnya isu-isu terkait insiden itu. Dia berharap, masyarakat dapat selalu sabar dan dan berbaik sangka.

"Memang beredar isu-isu kok kalau ulama yang diserang, pelakunya dibilang orang gila tapi kalau pelakunya dibilang teroris. Sabar.. sabar..kiami harus berbaik sangka karena banyak orang mau memadamkan cahaya Al-Qur'an tapi yakini tidak ada yang mampu padamkan cahaya itu," kata dia.

"Bahkan dengan kejadian ini membuat saya lebih semangat lagi dalam melanjutkan dakwah, maka kemarin saya minta acara di Lampung jangan ditunda dan digeserkan sedikitpun," kata dia.

Syekh Ali Jaber sebelumnya sempat mengaku tak terima, pelaku yang berupaya menikamnya saat tengah mengisi acara di Lampung dianggap gila. Dia menyebut pelaku merupakan orang yang terlatih lantaran berupaya menusuknya dibagian vital. Beruntung, sedikit gerakan yang dibuat Syekh Ali, membuat tusukan pelaku berujung menancap dilengan kanannya.

"Saya masih tidak terima pelaku ini bila dianggap gila," kata Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan kepada media di Bandarlampung, Senin (14/9/2020) seperti dilansir Antara.

"Reaksi pelaku saat berhadapan dengan saya dia coba tusuk kemudian karena gagal menusuk di bagian yang dinginkan pisau yang menancap di tangan ini coba ditariknya dengan kekuatan dan keberanian namun patah saat ada gerakan memutar dari saya. Melihat itu mohon maaf ini bukan seperti orang gila dia sangat berani bahkan terlatih," jelasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA