Thursday, 29 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

PDIP soal PSBB DKI : Daerah Lain Bisa Kok, Ini Progres Belum Tampak Tiba-tiba Ngerem!

Buktinya ada daerah lain yang berhasil, jangan progresnya belum begitu nampak tiba-tiba ngerem. Ini yang dikritik oleh PDIP perjuangan

Aisyah Isyana - 13/09/2020 19:40

Beritacenter.COM - Keputusan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat, mendapat sorotan dari PDIP. Dalam hal ini, PDIP menilai jika Anies seperti tak berkoordinasi dengan pemerintah pusat, lantaran tiba-tiba melakukan rem mendadak terkait penanganan COVID-19.

"Jadi karena dipilih rakyat bukan dia berdiri sendiri, kemudian tidak melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Karena mari kita lihat banyak kepala daerah yang berhasil dalam penanganan COVID-19 ini," kata Sekjen PDIP Hasto Kristyanto, dalam konferensi pers virtual, Minggu (13/9/2020).

Baca juga : Presiden Disurati Orang Terkaya di Indonesia: 'Keputusan PSBB Anies Tidak Tepat'

"Jadi yang disorot oleh PDIP tentang Jakarta adalah persoalan komunikasi, persoalan koordinasi, persoalan tanggung jawab, persoalan kebijakan yang sudah dijalankan dan akar dari semuanya adalah persoalan penegakan disiplin," sambungnya.

Untuk itu, Hasto berharap Anies seharusnya dapat meneggakkan disiplin dengan dibarengi koordinasi yang baik pula. Bukannya malah secara tiba-tiba mengambil keputusan untuk rem mendadak.

"Apakah disiplin juga dilakukan dengan sebaik-baiknya, pencegahan juga dilakukan dengan sebaik-baiknya, bukan tiba-tiba rem mendadak. Apalagi ini rem dan juga aspek darurat langsung yang lain, proses komunikasi sekali lagi, yang seorang pemimpin itu sangat mutlak," ujar Hasto.

Hasto menyoroti soal tugas seorang pemimpin yang bertanggung jawab terhadap rakyatnya. Bukan prihal ekonomi, dia menilai mendahulukan rakyat merupakan bentuk tanggung jawab dan tugas seorang pemimpin.

"Jadi apakah kepentingan ekonomi yang didahulukan, bukan. Kepentingan rakyat yang didahulukan tetapi tugas pemimpin itu bagaimana dengan penuh tanggung jawab tadi," ucapnya.

"Buktinya ada daerah lain yang berhasil, jangan progresnya belum begitu nampak tiba-tiba ngerem. Ini yang dikritik oleh PDIP perjuangan," lanjut Hasto.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Anies Baswedan akan kembali menerapkan PSBB secara total di Jakarta. Penerapan PSBB ini akan di mulai pada Senin (14/9) besok. Kegiatan perkantoran masih diizinkan, hanya saja kapasitas pekerja yang berada di kantor dibatasi hanya 25 persen.




Berita Lainnya

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta

29/10/2020 07:00 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA