Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Politik

ANIES DIKRITIK! Keputusan Kembali Perketat PSBB Dinilai TIDAK TEPAT

Lukman Salasi - 10/09/2020 16:36

BeritaCenter.COM – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, melontarkan kritikan terhadap keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Judistira menilai, keputusan Anies yang mendadak akan kembali perketat PSBB Jakarta dinilai bukanlah langkah tepat untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.

"Penerapan PSBB yang diputuskan Gubernur akan berlaku per hari Senin depan kami nilai bukan langkah yang tepat untuk mengendalikan penyebaran COVID-19, yang tentu harus sejalan dengan semangat produktif namun aman dari COVID," kata Judistira kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Seharusnya, kata Judistira, Pemprov DKI siap mengantisipasi lonjakan angka kasus corona.

"Jangan kita hanya melakukan testing sebanyak-banyaknya. Namun kita tidak siap menangani lonjakan angka positif COVID agar bisa dikendalikan," ucapnya.

Judistira juga mempertanyakan mengenai kondisi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri apakah kebutuhan dasarnya terpenuhi atau tidak. Menurutnya, Pemprov DKI tidak melakukan pengawasan mengenai hal itu.

"Banyak hal yang tidak konsisten utamanya dalam hal pengawasan protokol kesehatan dari Pemprov DKI di masa PSBB transisi, salah satu contoh bagaimana penanganan dan perhatian terhadap warga yang diketahui terpapar dari hasil swab, apakah dilakukan pengawasan selama dia isolasi mandiri, apa diperhatikan kebutuhan dasarnya selama dia isolasi, saya temukan tidak ada pengawasan itu maupun perhatian dari pemerintah, ini yang akhirnya menciptakan klaster-klaster baru penyebaran COVID semakin tinggi," ucap Judistira.

Untuk menekan sebaran virus Corona, Golkar meminta Pemprov DKI untuk melaksanakan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat. Khususnya sosialisasi mengenai 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak.

"Kita minta Pak Gubernur dan jajaran Pemprov DKI fokus kepada pengawasan dan edukasi masyarakat pentingnya 3M sampai ke pemukiman-pemukiman, sampaikan bahwa masyarakat adalah garda terdepan dalam pencegahan COVID-19, tenaga medis sampai petugas makam adalah garda paling akhir," imbuh Judistira.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA