Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Politik

Diprotes Ponakan Prabowo, Panca PD Tegaskan Cuitan 'Paha Mulus' Tak Ditujukan ke Siapapun!

Aisyah Isyana - 06/09/2020 18:30

Beritacenter.COM - Heboh, cuitan soal 'paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget', belakangan menjadi sorotan warganet dunia maya. Politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana, angkat bicara soal cuitan-nya yang juga mendapat protes dari Rahayu Saraswati.

Panca menegaskan jika cuitan-nya itu sama sekali tidak ditujukan ke siapa-siapa. "Tidak ditujukan ke siapa-siapa. Toh saya tidak menyebut nama siapa-siapa," kata Panca melalui pesan singkat, Minggu (6/9/2020).

Baca juga : 

Warganet dunia maya ramai berasumsi dan mengaitkan cuitan soal paha itu ke ponakan Menhan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati, yang diketahui maju ke kontestasi Pilwakot Tangsel. Dalam hal ini, Panca tak ambil pusing dan menyebut publik bebas berasumsi.

"Biar saja orang berasumsi. Bebas kok," tutur Panca.

Panca juga enggan berkomentar banyak soal maksud dari cuitan paha mulus itu. Dia mengaku tak ingin polemik ini menjadi panjang dan merembet ke berbagai hal.

Soal Rahayu Saraswati yang disebut kecewa atas cuitannya di akun @panca66, dia menyebut hal itu merupakan hak Rahayu untuk kecewa. Dia kembali menegaskan jika dirinya tak menyebutkan nama siapa pun dalam cuitannya.

"Hak dia kecewa. Toh saya tidak nyebut nama dia," imbuh Deputi Isu dan Narasi Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat itu.

Untuk diketahui, Rahayu Saraswati atau karib daisapa Sara, mengungkapkan kekecewaannya soal cuitan 'paha calon Wakil Wali Kota Tangsel mulus'. Dia menyinggung soal pelecehan seksual, dan menyayangkan pernyataan itu datang dari tokoh-tokoh politik.

"Pelecehan tdk ada hubungannya dgn afiliasi politik, beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau krn saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan, pelecehan hanya dilakukan oleh mrk yg berjiwa kerdil & pengecut," kata Sara di Twitter.

"Saya menyayangkan saja dan jujur kecewa bahwa ada tokoh-tokoh politik senior yang memberikan contoh kurang baik, bahkan mengobjekifikasi seorang calon pimpinan daerah," sebut Sara saat dikonfirmasi terpisah.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA