Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

Sempat Ditutup Gegara Ada 8 Orang Positif Corona, PN Denpasar Kini Kembali Dibuka

Baharuddin Kamal - 03/09/2020 02:00 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang sebelumnya sempat ditutup karena ada 8 orang positif virus Corona (Covid-19) kini kembali dibuka. Akan tetapi, pembukaan ini disertai dengan protokol kesehatan yang ketat untuk setiap pegawai maupun pengunjung.

"Sudah (dibuka) hari ini, tadi pagi jam 8. Jadi kita sudah lockdown dua minggu. Teman-teman kantor yang terpapar Covid-19 maupun yang (kontak) bisa isolasi dua minggu untuk mengkarantina diri sendiri di rumah, tidak berinteraksi di perkantoran," kata Kepala PN Denpasar Soebandi saat dihubungi, Rabu (2/92020) sore.

Soebandi mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pembersihan dengan menyemprotkan disinfenktan secara rutin. Hal tersebut dilakukan guna mencegah adanya penyebaran Covid-19.

"Kantor juga terus dibersihkan dengan disinfektan. Sehingga, kita berharap dua pekan itu virus-virus sudah hilang di lingkungan perkantoran," ujarnya.

"Selain itu pekerja sidang atau hakim bergilir masukannya ke kantor. Sekarang ada yang bekerja tapi dari rumah tapi sebagian dan ada yang masuk kantor sidang berjalan kembali," jelasnya.

Selain itu, lanjut Soebandi, pihaknya juga membatasi jumlah pengunjung yang hanya diperbolehkan sebanyak 90 orang.

"Kita akan perketat kembali protokol kesehatan menggunakan masker dan cuci tangan wajib banget sekarang ceks suhu," ungkapnya.

Diharapkan masyarakat maupun pegawai memahami aturan ini dan menerapkan protokol kesehatan.

"Harapannya, masyarakat taat kepada protokol kesehatan yang diterapkan di pengadilan. Mengertilah, kondisi sekarang dalam situasi wabah itu semua harus taat kepada protokol kesehatan," ujar Soebandi.

Seperti yang diberitakan, 8 orang di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali positif corona berdasarkan swab test. Kedelapan pasien terdiri dari hakim, staf, panitera pengganti hingga juru sita.

Kemudian, Pengadilan Negeri Denpasar melakukan lock down selama dua Minggu agar tidak ada orang di lingkungan PN Denpasar terpapar Covid-19 kembali, pada Selasa (18/8) lalu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA