Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
Peristiwa

Gempa Bumi Berkekuatan 4,6 Magnitudo Mengguncang Pacitan, Ini Penjelasan BMKG

Anas Baidowi - 31/08/2020 09:59

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan 4,7 Magnitudo mengguncang wilayah selatan Pacitan, Jawa Timur pada Senin (31/8/2020), sekitar pukul 01.28 WIB dini hari.

"Hari Senin (31/8/2020) pukul 01.28.06 WIB wilayah selatan Jawa diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo (M) 4,7. Berlokasi di laut pada jarak 68 km arah Selatan Kota Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 65 km," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta Agus Riyanto dalam keterangannya hari ini.

Agus menjelaskan bahwa gempa yang terjadi merupakan akibat dari aktivitas subduksi dan tergolong gempa bumi menengah sehingga tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi," paparnya.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," imbuhnya.

Hingga saat ini belum ada laporan terkait dampak kerusakan akibat dari gempa tersebut. Namun gempa dirasakan hingga di beberapa daerah.

"Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Trenggalek, Tulungagung, Karang kates, Bantul II MMI (terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," jelasnya.

Hingga saat ini BMKG pun belum mencatat adanya gempa susulan. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Kami minta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA