Monday, 14 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Kecelakaan Bukan Dikeroyok, Polisi : Prada MI Jatuh Karena Tak Konsentrasi saat Menyalip

Aisyah Isyana - 30/08/2020 15:40

Beritacenter.COM - Olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan yang menimpa Prada MI berujung perusakan Polsek Ciracas, telah digelar Ditlantas Polda Metro Jaya dan Polisi Militer Kodam Jaya, Sabtu (29) kemarin. Dalam hal ini, polisi mengungkap jika Prada MI mengalami kecelakaan tunggal karena tak berkonsenterasi saat berkendara.

"Menetapkan faktor penyebab dan kronologis kejadian, yaitu terjadi laka lantas dikarenakan Prada Ilham tidak konsentrasi dan tidak dapat mengendalikan sepeda motornya saat akan menyalip sepeda motor yang ada di depannya yang belum diketahui identitasnya sehingga terjatuh sendiri (out of control)," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya, Minggu (30/8/2020).

Baca juga :

Sambodo menyebut Prada MI tak dapat mengendalikan laju sepeda motornya saat hendak menyalip motor lain di depannya. Alhasil, Prada MI pun terjatuh dari motornya.

Sambodo menegaskan bahwa pihaknya tak mendapat cukup bukti soal dugaan pengeroyokan seperti yang disebutkan. "Tidak cukup bukti terjadinya penganiayaan terhadap Prada MI," ungkap Sambodo.

Sementara itu, Satlantas Wilayah (Satwil) Jakarta Timur telah menerbitkan laporan polisi soal laka lantas Prada MI. Selanjutnya, polisi langsung mengumpulkan alat bukti dan memeriksa dua orang saksi. Polisi juga telah melimpahkan berkas perkara berikut barang bukti sepeda motor ke Denpom Dam Jaya.

"Telah dilaksanakan pelimpahan berkas perkara berikut barang bukti sepeda motor dari Satwil Jaktim ke Denpom Dam Jaya," ujar Sambodo.

Sebagaiamana diberitakan, aksi penyerangan dan perusakan Polsek Ciracas disebut-sebut dipicu karena ada anggota TNI yang menyebar isu jika dirinya dikeroyok. Belakangan diketahui jika oknum TNI yang diketahui sebagai Prada MI itu ternyata berbohong.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut oknum TNI, Prada MI, mengaku kepada rekan seangkatannya bahwa dirinya dikeroyok.

"Dari telepon genggam Prada MI ditemukan yang bersangkutan menginformasikan ke angkatan 2017 mengaku dikeroyok, ditelepon seniornya bilang dikeroyok," kata Dudung seperti dilansir Antara, Sabtu (29/8).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA