Friday, 04 Dec 2020
Temukan Kami di :
Nasional

KKP Kembali Tangkap Kapal Asing, Menteri Edhy: Ini Upaya Tiada Henti Mengawal Kekayaan Laut Kita

Lukman Salasi - 27/08/2020 16:19

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap kapal asing di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau. Yang ditangkap kali ini dua kapal berbendera Vietnam beserta anak buah kapal berjumlah 22 orang.

Penangkapan kapal tersebut dilakukan KKP melalui tim patroli Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Menteri Edhy menegaskan, penangkapan kapal asing yang secara ilegal masuk perairan Indonesia sebagai upaya tiada henti untuk mengawal kekayaan laut Indonesia.

"Ini upaya tidak pernah henti untuk terus mengawal kekayaan laut kita," terang Menteri Edhy Prabowo dalam konferensi pers di Kantor KKP, Rabu (26/8/2020) kemarin.

Dengan masifnya penangkapan kapal ilegal, Menteri Edhy berharap, ABK asing mengetahui bahwa tim patroli tidak main-main dalam menindak pelaku illegal fishing.

"Mudah-mudahan ini menjadi sinyal bahwa mereka semakin gentar, dan semakin khawatir mau masuk wilayah Indonesia," terang Edhy.

Edhy juga menyebut, sinergi dengan Polri, Bakamla, dan TNI juga menjadi kunci keberhasilan menjaga laut Indonesia dari para pencuri ikan. Ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih.

Penangkapan kapal illegal fishing, kata Edhy, kedepannya akan disertai dengan penguatan peralatan seperti persenjataan, teknologi pengawasan hingga kapal-kapal pengawas. Penguatan ini, lanjut Edhy, menjadi bukti bahwa KKP tidak akan kendor apalagi gentar dalam menjaga kekayaan laut Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PSDKP, anak buah kapal, kapten kapal. Ini tanda kalian tidak tidur, tidak gentar, menghadapi awak kapal asing yang akan mencuri ikan di tempat kita," pujinya.

Sebagai informasi, sejak Edhy Prabowo jabat Menteri KP mulai Oktober 2019 hingga Agustus 2020 sudah 71 kapal yang ditangkap. Dari kapal-kapal yang ditangkap tersebut, 17 di antaranya merupakan kapal Indonesia. Kapal-kapal ini ditangkap terkait destructive fishing, seperti menangkap ikan dengan pengeboman dan menggunakan trawl.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA