Saturday, 23 Jan 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Polda Metro Gelar Rekonstruksi Penembakan Maut Bos Pelayaran di TKP Ruko Kelapa Gading

Aisyah Isyana - 25/08/2020 12:05

Beritacenter.COM - Rekonstruksi kasus penembakan maut yang menewaskan pengusaha pelayaran, Sugianto (51), digelar Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya di lokasi kejadian, di di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Hari ini rencana Subdit Resmob menggelar rekonstruksi kasus penembakan atau pembunuhan pengusaha," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (25/8/2020).

Baca juga : Pasca Kebakaran Hebat di Kejagung, Kapolri Beri 5 Perintah ke Jajaran Cegah Kejadian Serupa

Apel kesiapan rekonstruksi yang turut melibatkan para tersangka, jelas Yusri, telah digelar sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi. Yusri menyebut, rekonstruks akan dilanjutkan di lokasi kejadian asli penembakan, di ruko kawasan Kelapa Gading, sekira pukul 11.30 WIB.

"Sebelum ke TKP ada apel kesiapan rekon dipimpin oleh Dirkrimum," tutur Yusri.

Untuk diketahui, aksi penembakan yang menewaskan bos pelayaran Sugianto diketahui terjadi pada `13 Agustus 2020, sekira pukul 12.45 WIB. Eksekutor penembakan, yakni Dikky Mahfud, melepaskan lima tembakan ke tubuh korban.

Aksi penembakan terhadap korban diketahui dilantari oleh rasa sakit hati seorang karyawati Nur Luthfiah (34). Dalam menjalankan aksinya, Nur Luthfiah meminta bantuan suami sirinya, Ruhiman, untuk mencarikan eksekutor pembunuhan dengan bayaran Rp 200 juta.

Awalnya, terjadi kesepakatan jika eksekusi pembunuhan terhadap korban rencananya akan digelar pada 10 Agustus 2020. Namun, rencananya itu gagal lantaran korban tak mengikuti arahan para tersangka. Barulah akhinya pada 13 Agustus korban akhirnya ditembak didepan ruko miliknya, di Kelapa Gading, Jakut.

Dari kasus ini, polisi kemudian meringkus 12 orang tersangka, yakni Nur Luthfiah (34), Ruhiman (42), Dikky Mahfud (50), Syahrul (58), Rosidi (52), Mohammad Rivai (25), Dedi Wahyudi (45), Ir Arbain Junaedi (56), Sodikin (20), Raden Sarmada (45), Suprayitno (57), dan Totok Hariyanto (64).

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus tersangka Ruhiman, Dikky Mahfud, Syahrul, Mohammad Rivai, Dedi Wahyudi, Ir Arbain Junaedi, Sodikin, Suprayitno, dan Totok Hariyanto. Sementara tersangka Rosidi dan Sarmada ditangkap tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Terakhir, tersangka Nur Lutfiah ditangkap tim Polres Metro Jakut dibawah pimpinan Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP dan/atau Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau paling lama penjara 20 tahun.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA