Friday, 04 Dec 2020
Temukan Kami di :
News

Tak Permasalahkan Anggota FPI, PDIP Minta Pelempar Molotov Diproses Hukum!

Aisyah Isyana - 24/08/2020 20:05

Beritacenter.COM - Dua anggota FPI turut diamankan polisi terkait kasus pelemparan bom molotov di markas PDIP di Bogor, Jawa Barat. PDIP berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus teror di tiga markas PDIP di Jawa Barat.

"Kami tidak melihat afiliasi pelaku karena ini pendekatan hukum," ujar politikus senior PDIP, Hendrawan Supratikno, kepada wartawan, Senin (24/8/2020).

Baca juga : 

Hendrawan menyebut PDIP tak melihat pelaku penebar teror di sejumlah markasnya dari keanggotaan mereka di FPI. Dalam hal ini, PDIP menilai jika masalah kriminal harus diselesaikan lewat jalur hukum, tak peduli siapa pun pelakunya.

"Dari motif yang digali mungkin didapat informasi yang berharga untuk antisipasi masa depan. Biarlah hukum bicara karena kita adalah negara hukum," ucap Hendrawan.

"Secara sosiologis, tentu orang bisa saja menyimpulkan siapa yang tidak sejalan dan bahkan memusuhi kami. Siapa yang sedang mencederai demokrasi dan ketertiban umum," lanjut anggota DPR RI ini.

Hendrawan meminta agar seluruh kader PDIP tak terpancing dengan adanya insiden itu. Kendati begitu, dia meminta agar kader PDIP waspada, mengingat kejadian itu tak hanya terjadi satu kali saja.

"Sekjen sudah meminta seluruh jajaran kader waspada dan siaga, dan terus membangun kebersamaan dengan seluruh lapisan masyarakat," ujar Hendrawan.

Sementara itu, politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno juga meminta polisi untuk mengusut kasus tersebut. Dia berharap, proses hukum dapat berjalan lancar dan transparan.

"Semoga proses penegakan hukum berjalan lancar dan transparan, dan kepolisian dapat menggali informasi lebih dalam tentang motif dan jaringan kelompok pembuat onar dan pemantik kekerasan ini," ungkap Hendrawa, terpisah.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA