Saturday, 24 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Bareskrim Periksa Djoko Tjandra Sebagai Tersangka Suap Pencabutan Red Notice

Pada hari ini, pukul 09.30 WIB tersangka JST sedang menjalani pemeriksaan sebagai tersangka

Aisyah Isyana - 24/08/2020 17:27

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus suap pencabutan red notice, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Pemeriksaan itu dilakukan penyidik Bareskrim sejak pukul 09.30 WIB pagi tadi.

"Pada hari ini, pukul 09.30 WIB tersangka JST sedang menjalani pemeriksaan sebagai tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2020).

Baca juga :

Sejauh ini, Awi menyebut Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri telah memeriksa 16 saksi dan 1 ahli terkait kasus suap red notice tersebut. Awi menyebut saksi ahli yang dimaksud merupakan ahli hukum pidana.

"Terkait perkembangan penyidikan kasus tipikor pencabutan red notice, hari ini penyidik Direktorat Tipikor Bareskrim Polri telah memeriksa sampai dengan hari ini saksi sebanyak 16 orang, kemudian ahli satu orang, yaitu ahli hukum pidana," jelas Awi.

Untuk diketahui, Bareskrim Polri sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemberi dan penerima suap dalam kasus Djoko Tjandra. Dalam kasus ini, pemberi suap yang dimaksud adalah Djoko Tjandra dan pengacara Tommy Sumardi, dan penerima suap mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo dan mantan Kadiv Hubungan Internasional, Irjen Napoleon Bonaparte.

"Pemeriksaan tersangka penerima dan pemberi dijadwalkan minggu depannya tanggal 24-25 Agustus," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Minggu (16/8).

Argo menyebut Djoko Tjandra dan Tommy Suardi akan diperiksa lebih dulu pada tanggal 24 Agustus 2020. Kemudian setelahnya, Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo akan diperiksa keesokan harinya, 25 Agustus 2020.




Berita Lainnya

Hina NU, Gus Nur Ceming Saat Ditangkap Polisi

24/10/2020 15:59 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA