Tuesday, 20 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Ucapkan Selamat HUT ke-22 PAN, Jokowi Singgung Orang-orang di 'Zona Nyaman' yang Terusik dengan Perubahan

Terlalu banyak orang yang sudah lama menikmati zona nyaman, zona nyaman secara ekonomi, zona nyaman karena status, sehingga merasa terusik ketika dilakukan perubahan-perubahan

Aisyah Isyana - 23/08/2020 13:10

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyampaikan selamat hari ulang tahun (HUT) ke Partai Amanat Nasional (PAN) yang ke-22. Pada kesempatan itu, Jokowi menyinggung soal orang-orang yang terbiasa dengan zona nyaman, dan kerap terusik dengan adannya perubahan yang dilakukan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menyinggung soal reformasi di Indonesia pasca-tumbangnya era pemerintahan Soeharto. Jokowi menilai, reformasi kala itu telah mengambil langkah yang extraordinary, hinga terjadinya kesepakatan untuk melakukan perubahan besar-besaran.

Baca juga : 

"Pertama-tama saya menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-22 (untuk PAN). 22 tahun yang lalu, saat bangsa kita memulai sebuah langkah yang extraordinary, langkah itu kita sebut reformasi, sebuah langkah bersama dan langkah kesepakatan bersama melakukan perubahan besar-besaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Jokowi dalam video yang diputar di acara HUT ke-22 PAN, Jalan Amil, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2020).

Menurutnya, semnagat reformasi kala itu pasca berakhirnya pemerintahan Soeharto, sangat relevan dengan situasi saat ini. Dia menilai, kondisi saat ini ditengah pandemi COVID-19, memaksa semua pihak unatuk mengambil langkah-langkah extraordinary.

"Semangat tersebut (reformasi setelah tumbangnya era Soeharto) sangat relevan dalam kehidupan kita saat ini. Dalam menghadapi krisis kesehatan dan krisis ekonomi akibat pandemi COVID, kita harus memperkuat reformasi, melakukan langkah-langkah extraordinary, langkah-langkah perubahan-perubahan fundamental, memanfaatkan momentum krisis ini untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan," sebut Jokowi.

Kendati begitu, Jokowi pun tak menampik jika ada beberapa orang yang merasa terusik dengan perubahan yang dilakukan. Dia menilai, reformasi saat ini bukanlah hal yang mudah dilakukan, lantaran banyak orang yang terlalu menikmati berada di zona nyaman mereka.

"Tetapi, reformasi sekarang ini tidak mudah karena sudah terlalu banyak orang yang menikmati situasi yang enak, dan yang nyaman. Terlalu banyak orang yang sudah lama menikmati zona nyaman, zona nyaman secara ekonomi, zona nyaman karena status, sehingga merasa terusik ketika dilakukan perubahan-perubahan," papar Jokowi.

"Oleh sebab itu, ruang kompetisi harus dibuka, persaingan yang sehat harus diberi peluang untuk semua bidang. Kita jangan takut dengan kompetisi, dan jangan takut bersaing," imbuhnya.

Jokowi berpesan, situasi pandemi dan krisis golobal yang terjadi saat ini dapat dijadikan momentum untuk melakukan lompatan mengejar ketertinggalan. Jokowi pun mengaku percaya jika PAN memiliki semangat yang sejalan dengan pemerintahan saat ini.

"Oleh sebab itu, kita ambil peluang momentum krisis ini untuk melakukan lompatan, lompatan mengejar ketertinggalan kita di saat negara maju mengalami kemunduran, kesempatan untuk membenahi kelemahan fundamental, kesempatan untuk mengeksekusi strategi-strategi besar negara," tutur Jokowi.

"Saya percaya PAN sejalan dengan semangat yang saya sampaikan tadi, sejalan dengan semangat pemerintah yang sedang dijalankan. Kita harus bergerak serentak mendobrak semua tantangan, dengan melakukan langkah-langkah perbaikan yang extraordinary, untuk melakukan lompatan kemajuan menuju Indonesia maju yang kita cita-citakan. Selamat hari jadi yang ke-22 PAN," sambung dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA