Saturday, 16 Jan 2021
Temukan Kami di :
Nasional

DPR Pastikan R-Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme Belum Dibahas dalam Rapat Bamus

Baharuddin Kamal - 14/08/2020 23:55 Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani.

Beritacenter.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pastikan Rancangan Peraturan Presiden (R-Perpres) Tentang Pelibatan TNI Mengatasi Aksi Terorisme yang saat ini tengah menuai polemik belum dibahas oleh Pimpinan DPR RI.

"Belum dibahas oleh pimpinan DPR hingga berakhirnya masa Persidangan IV 2019 sampai 2020 pada Juli lalu," kata Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani dalam diskusi virtual yang digelar Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya biasanya jika pemerintah menyampaikan surat ke DPR maka surat tersebut akan dibahas oleh lima Pimpinan DPR. lalu setelah disepakati dan menentukan tanggal untuk membawa surat tersebut ke Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

Kemudian, kata dia, Rapat Bamus akan menghadirkan lima Pimpinan DPR, pimpinan-pimpinan fraksi, dan komisi yang terkait dengan urusan dalam surat tersebut dalam hal ini Komisi I dan Komisi III DPR RI.

Arsul sendiri mengaku tidak mengetahui apakah lima Pimpinan DPR tersebut sudah bersepakat untuk membawa surat tersebut ke dalam Rapat Bamus di masa sidang sekarang.

"Saya tidak tahu persis karena saya bukan pimpinan DPR tapi Pimpinan MPR, apakah pimpinan DPR yang berlima tersebut sudah sepakat kemudian untuk misalnya dibawa ke dalam Rapat Bamus itu pada masa sidang sekarang yang hari ini baru saja dibuka," tuturnya.

Namun, Arsul juga berharap polemik R-Perpres Tentang Pelibatan TNI Mengatasi Aksi Terorisme akan ada jalan tengahnya jika melibatkan masyarakat sipil.

"Sekali lagi saya berharap tentu, karena saya bukan bagian dari elemen masyarakat sipil, setidaknya pada posisi sebagai anggota parlemen. Tentu antara concern yang disampaikan masyarakat sipil, dengan kami itu nanti ada jalan tengahnya lah ya," pungkasnya.




Berita Lainnya

Indonesia Divaksin, Netizen Malaysia "Sewot"

15/01/2021 19:30 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA