Monday, 28 Sep 2020
Temukan Kami di :
Ekonomi

Modal Kerja Saja Tak Cukup, UMKM Juga Perlu Kepastian Pasar

Anas Baidowi - 13/08/2020 15:32

Beritacenter.COM - Pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) akan segera merealisasikan program bantuan modal kerja bagi parapelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Adapun jumlah anggaran program tersebut mencapai Rp2,8 triliun.

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, pemberian bantuan tersebut dirasa belum cukup. Para pelaku usaha juga harus mendapatkan kepastian pasar setelah melakukan produksi dan strategi produksi.

"Ke depan soal kepastian pasar, setelah mereka produksi mereka tidak bingung lagi mencari pasar. Kemudian, dalam hal strategi produksi juga harus memilah-milah kira-kira produk apa yang saat ini permintaannya sedang tinggi di pasaran, tentu perlu ada penyesuaian," ujar Ahmad dalam acara Market Review IDX Channel, Kamis (13/8/2020).

Ia menilai, jika kepastian pasar tidak didapatkan maka saat UMKM memproduksi barang yang disaat seperti ini permintaannya menurun tentu akan berdampak buruk baigi UMKM itu sendiri.

sehingga, UMKM dituntun agar menyesuaikan dan lebih inovatif dalam menentukan barang yang nantinya akan diproduksi, khususnya produk yang saat ini banyak diminanti calon konsumen.

"Tentu ini perlu adanya pendampingan, panduan, sampai ke akses pasar. Kalau modal kerja mungkin yang ke sekian," ucapnya.

Ahmad juga menyoroti program Kartu Prakerja yang telah berjalan beberapa bulan ini, dimana perlu dilakukan penyesuaian dari konten kurikulum sesuai dengan kebutuhan saat ini.

"Kalau kita lihat kan konten kurikulumnya belum semuanya in line dengan kebutuhan saat ini, sehingga dampaknya terhadap peningkatan kapasitas skill dari pelaku UMKM mungkin tidak terlihat atau minim hasilnya," kata dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA