Wednesday, 30 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Jokowi: Pemberian Penghargaan Tanda Jasa Kehormatan Telah Melalui Pertimbangan Matang

Anas Baidowi - 13/08/2020 14:55 Presiden saat memberikan ucapan selamat kepada penerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pemberian penghargaan tanda jasa kehormatan kepada seseorang yang memiliki jasa terhadap bangsa dan negara telah melalui pertimbangan matang oleh Dewan Tanda Gelar dan Jasa.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi usai upacara penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia, di Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (13/8).

“Misalnya ada pertanyaan mengenai Pak Fahri Hamzah, kemudian Pak Fadli Zon, ya, berlawanan dalam politik, kemudian berbeda dalam politik ini bukan berarti kita ini bermusuhan dalam berbangsa dan bernegara. Ya, inilah yang namanya negara demokrasi,” tutur Jokowi.

Sementara itu, salah satu penerima penghargaan, Fahri Hamzah menegaskan kedudukan Presiden Joko Widodo yang dalam sistem di Indonesia sebagai pemimpin negara.Dan Sebagai pemimpin negara harus bisa menjaga persatuan dan kedaulatan negaranya.

“Pada momen-momen 17-an seperti ini presiden sebagai kepala negara tentu lebih menonjol menjaga persatuan kita, menjaga simbol-simbol negara kita,” ujar Fahri.

Sepemikiran dengan Fahri, Fadli Zon beranggapan bahwa penghargaan yang diterima adalah penghargaan kepada rakyat karena perannya sebagai wakil rakyat.

“Ini sebuah juga kehormatan karena saya juga dan saudara Fahri dari pimpinan lembaga tinggi negara DPR yang mewakili rakyat tentu penghargaan ini sebetulnya adalah penghargaan untuk rakyat, kelembagaan perwakilan rakyat artinya juga ini untuk demokrasi kita,” kata Fadli Zon.

Menurut Fadli, Perbedaan dalam suatu negara bukan jadi suatu masalah, melainkan perbedaan tersebut dapat menjadi potensi bagi negara untuk maju.

“Dengan berbagai perbedaan sebenarnya adalah potensi kita untuk maju dan tetap kuat melakukan check and balance,” pungkas Fadli Zon.




Berita Lainnya

SI PEMBUAT GADUH "Akhirnya Ditolak DIMANA-MANA"

30/09/2020 10:10 - Indah Pratiwi Budi

Penolakan Terhadap KAMI Si Pembuat Gaduh

29/09/2020 17:25 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA