Monday, 28 Sep 2020
Temukan Kami di :
Teknologi

Facebook Hapus Jutaan Postingan Disinformasi Terkait Covid-19, Termasuk Postingan Presiden AS

Anas Baidowi - 12/08/2020 18:59

Beritacenter.COM - Facebook telah menghapus postingan disinformasi tentang Covid-19 di platformnya. Dari April hingga Juni 2020, jumlah postingan yang telah dihapus mencapai 7 juta postingan. Postingan tersebut berasal dari Facebook dan Instagram.

Selain itu, Facebook juga telah memberikan label peringatan pada 98 juta postingan lainnya tentang COVID-19 di Facebook selama periode tersebut. Postingan-postingan tersebut diberi label karena dianggap berpotensi menyesatkan namun tidak cukup berbahaya sehingga tidak sampai dihapus.

Seperti yang diketahui, berbagai platform media sosial lainnya seperti Youtube dan Twitter kewalahan mengatasi berbagai postingan yang menyesatkan terkait Covid-19.

Facebook mengaku kewalahan dalam membendung postingan yang menyesatkan karena jumlahnya yang terlalu banyak. Ditambah dengan tim moderasi dari facebook yang harus memantau postingan-postingan tersebut dari rumah karena kantor Facebook belum diperbolehkan untuk beroperasi.

Facebook dan YouTube pernah kecolongan membiarkan video 'Plandemic' beredar. Walaupun sudah dihapus, video teori konspirasi tentang penyebaran virus Corona ini terlanjur ditonton jutaan kali.

Facebook juga menghapus postingan Presiden AS Donald Trump yang dianggap disinformasi tentang virus Corona pada awal Agustus. Ini adalah pertama kalinya Facebook menghapus postingan Presiden karena dianggap melanggar kebijakannya.

Twitter juga memblokir salah satu video Trump di situsnya dan meminta akun kampanye Trump 2020 menghapus tweet yang menampilkan video disinformasi tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA