Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Entertainment

Beda Keterangan, Vernita Syabilla Ngaku Haid dan Mucikari soal Kondom Khusus

Aisyah Isyana - 11/08/2020 15:56

Beritacenter.COM - Terdapat perbedaan keterangan antara Vernita Syabilla dengan terduga mucikari, dalam kasus dugaan tindak perdagangan orang (TPPO) terkait prostitusi. Perbedaan keterangan itu tekait soal kondom yang menjadi fakta baru dalam kasus tersebut.

Penangkapan terhadap Vernita bersama pengusaha berinisial S, dilakukan polisi di sebuah kamar hotel di Bandarlampung, Selasa (28/7/2020). Kondom merupakan salah satu barang bukti yang diamankan polisi dalam penggerebekan tersebut.

"Saat kejadian saya tidak melakukan apa-apa, saya masih utuh berpakaian. Cuma, salahnya mungkin berduaan di kamar. Posisinya pun berjauhan," kata Vernita dalam konferensi pers terkait kasus itu di Polresta Bandar Lampung, Kamis (31/7/2020).

Baca juga :

Vernita juga menyebut kondom yang turutu disita itu bukanlah miliknya. "Kondom bukan punya saya," imbuhnya.

Dalam kasus ini, Vernita dan pengusaha S berstatus sebagai saksi. Sementara dua mucikari berinisial MK dan MAZ, ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan TPPO.

Vernita pada kesempata wawancara baru-baru ini, menyebut jika dirinya tak melakukan prostitusi online. Dia mengaku hanya bekerja untuk menemani seseorang yang ada pekerjaan di wilayah tersebut.

"Iya, itu yang nyambut pengusaha itu teman si S (diduga muncikari) pengin didatengin artis, ngobrol-makan. Nggak disuruh nyanyi," ungkap Vernita Syabilla saat ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Tak hanya itu, Verinta juga mengaku jika dirinya tengah haid. Vernita mengaku jika dirinya langsung pulang setelah beberapa jam menemani pengusaha itu. "Orang saya lagi mens juga," kata Vernita, 3 Agustus lalu.

Sementara itu, polisi dalam kasus ini menegaskan memegang bukti terkait kasus dugaan TPPO terkait prostitusi. Dalam proses penyidikan dugaan TPPO, polisi menyebut mucikari MK dan MAZ telah mengakui perbuatan.

"Yang kita permasalahkan adalah tindak pidana perdagangan orang, dan itu sudah diakui oleh munckarinya MK sama MAZ. Iya (muncikari mengaku menjual VS untuk pengusaha S), terserah dia nanti belum sempat terjadi suatu yang di dalam prostitusinya atau nggak, sekarang yang jelas ini ibaratnya orang itu tertarik untuk menggunakan jasanya dan dia juga berkeinginan untuk hadir ke sini," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Senin (10/8/2020).

"Iya, betul (transaksinya untuk pelayanan prostitusi), karena S itu tertarik karena dia akan dilakukan pelayanan prostitusi," sambungnya.

Pandra memastikan jika pihaknya memegang bukti dalam kasus itu. Terlebih, Vernita Syabilla juga diketahui telah menerima uang melalui rekeningnya.

"Iya (pegang bukti), dia menerima sebagian uang itu dari Rp 30 juta, dia menerima dari sebagian itu dan masuk ke rekening dia. Mau judulnya apa, tapi dia sudah mengiyakan. Karena yang tektok untuk janjian menghadirkan itu kan S dengan muncikari MK dan MAZ," paparnya.

Polisi juga mengungkap jika Vernita disebut telah memesan kondom khusus ke mucikari. "Ada pengakuan tertentu dari salah seorang muncikari yang menyatakan bahwa VS memesan salah satu kontrasepsi yang menjadi pilihannya. Diakui dari salah seorang muncikari bahwa korban VS ini telah memesan alat kontrasepsi khusus," kata Pandra.




Berita Lainnya

Perbedaan Pelawak Zaman Dulu dan Sekarang

23/09/2020 16:26 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA