Friday, 25 Sep 2020
Temukan Kami di :
News

Pegawai KPK Jadi ASN, Laode: Sudah Benar Tapi Malah Ikuti Yang Salah

Anas Baidowi - 10/08/2020 18:20

Beritacenter.COM - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarief angkat bicara terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2020 tentang pengalihan Pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Soal alih fungsi pegawai KPK yang dulunya independen menjadi ASN yang barusan dikagetkan lagi sistem penggajian diatur PP yang baru saja keluar," ujar Laode dalam diskusi daring, Senin (10/8/2020).

"Jadi bukan mengikuti sistem penggajian KPK yang sudah benar tapi malah mengikuti yang salah,"sambungnya.

Menurutnya, metode penggajian menggunakan sistem penggajian tunggal atau single salary system akan lebih mudah untuk dikontrol dan diawasi, dibandingkan dengan menggunakan sistem gaji dan tunjangan.

"Di situ dikatakan gaji KPK ada 3, gaji, tunjangan, dan tunjangan khusus. Dari dulu itu sudah menyoroti single salary system, jadi gaji cuma 1 ya gaji supaya gampang dikontrol," pungkasnya.

Disebutkan pada Bab IV Pasal 9 PP No.41/2020 ayat (1) bahwa Pegawai KPK yang sudah menjadi ASN diberikan gaji dan tunjangan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Kemudian di ayat (2) disebutkan Dalam hal terjadi penurunan penghasilan, kepada Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi selain gaji dan tunjangan juga dapat diberikan tunjangan khusus yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA