Saturday, 26 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Sanksi Tegas Akan Diberikan Pada ASN yang Tak Netral Pada Pilkada Serentak 2020

Anas Baidowi - 10/08/2020 15:20

Beritacenter.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas para ASN yang tidak netral pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Tanpa pandang bulu harus diberikan sanksi tegas. Kalau perlu diberhentikan. Kalau perlu turun jabatan," kata Tjahjo dalam Webinar, Senin (10/8/2020).

Ia menegaskan akan memberikan 12 sanksi yang tidak hanya administrasi atau tertulis saja, melainkan hingga pemberhentian jabatan bagi ASN yang menyalahgunakan jabatannya untuk mendukung salah satu colon dalam Pilkada.

"Sanksi harus tegas. Kalau hanya peringatan tertulis tidak ada gunanya," ucapnya.

Tjahjo mengatakan ketidaknetralan tersebut akan berdampak buruk pada pelayanan dan profesionalitas ASN.

"Dampak dari ketidaknetralan ASN itu ada diskriminasi pelayanan. Kemudian ada konflik dan benturan kepentingan. Kemudian muncul kesenjangan dan ASN sangat menjadi tidak profesional," jelas Tjahjo.

Adapun 12 sanksi yang nantinya diberikan pada ASN tidak netral adalah sebagai berikut:

1. Teguran lisan
2. Teguran tertulis
3. Pernyataan tidak puas secara tertulis
4. Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun
5. Penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun
6. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun
7. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun
8. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan
9. Pembebasan dari jabatan
10. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri
11. Sanksi moral: pernyataan secara tertutup atau secara terbuka
12. Pemberhentian tidak secara hormat sebagai PNS.




Berita Lainnya

4 Alasan Penyebab PSBB Total Diperpanjang

25/09/2020 09:39 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA