Wednesday, 28 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Ansor Desak Polisi Tindak Tegas Kelompok Ormas Intoleran di Solo

Anas Baidowi - 10/08/2020 07:59

Beritacenter.COM - Sekelompok ormas anarki di Solo, Jawa Tengah berusaha membubarkan paksa acara pernikahan warga di Kampung Metodranan Semanggi, Pasar Kliwon, Sabtu (8/8). Polisi memburu kelompok intoleran tersebut.

Peristiwa itu berawal dari adanya acara adat pernikahan di rumah seorang warga di Kampung Mertodranan sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku anarki tiba-tiba menyerang salah satu peserta acara pernikahan saat berjalan keluar rumah.

Kapolres Surakarta Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, pihaknya sedang memburu kelompok intoleran tersebut. Dia menegaskan, negara Indonesia itu Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan diakui oleh negara sehigga kelompok intoleran harus ditindak tegas.

"Kami masih memburu, dan segera menangkap pelaku intoleran yang berani berbuat anarki di Solo. Kami imbau masyarakat Solo untuk bersama menjaga kondusivitas wilayahnya," kata Andy, Senin (10/8).

Andy mengimbau masyarakat yang mempunyai acara agar melapor polisi untuk diberikan perlindungan. Polisi bertugas melindungi masyarakat.

"Kami juga mengapresiasi dukungan dari Banser yang memotivasi kami bisa mengungkap kaus di Pasar Kliwon itu. Saya mengajak warga Kota Soli untuk bersatu menciptakan Solo aman, damai, toleran, dan Bhinneka Tunggal Ika," tuturnya.

Akibat insiden tersebut, tiga orang jadi korban luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah mendesak jajaran kepolisian untuk menangkap kelompok intoleran yang beraksi usai doa bersama menjelang pernikahan di Kampung Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, pada Sabtu (8/8) malam.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly (Gus Sholah) menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara hukum sehingga segala persoalan harus diselesaikan melalui jalur hukum yang ada.

Oleh karena itu, lanjutnya, siapapun yang terlibat dalam aksi brutal tersebut harus ditindak tegas dan diusut tuntas demi menjaga kepercayaan publik kepada aparat penegak hukum.

"Selain itu, kami juga mengecam tindakan brutal dan main hakim sendiri oleh sekelompok orang di Solo," ujarnya.

Ketua PC GP Ansor Kota Surakarta Arif Sarifudin menambahkan pihaknya prihatin dengan aksi anarkistis di Pasar Kliwon Solo. Saat ini, kata Arif, suasana di Kota Surakarta relatif aman dan normal, namun pihaknya juga mengimbau pada masyarakat untuk tidak terpancing dengan provokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kita jaga Kota Solo agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang Pilkada 2020," ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA