Wednesday, 25 Nov 2020
Temukan Kami di :
Bisnis

Selama Pandemi, Sony Catat Peningkatan Penjualan Game PS4 Hingga 83 Persen

Aisyah Isyana - 05/08/2020 19:52

Beritacenter.COM - Bermain video game tampaknya menjadi kebiasaan yang digandrungi banyak orang di masa pandemi COVID-19. Tak sedikit dari mereka bahkan rela menghabiskan banyak uang guna membeli sebuah video game. Selama pandemi COVID-19, tepatnya selama periode 3 bulan hingga Juni 2020, Sony mencatat sebanyak 91 juta game PS4 ludes terjual.

Catatan itu terpantau meningkat tajam hingga 83 persen dibanding angka penjulan tahun lalu pada kuartal yang sama, yakni dengan total 49,8 juta. Game Sony First-Pary terjual 18,5 juta, diikuti oleh penjualan The Last of Us Part II dan Ghost of Tsushima. Peningkatan penjualan game first-party mencapai 11,7 dalam kuarta yang sama tahun lalu, seperti dilansir Engadget.

Sementara untuk penjualan game digital terpantau mencapai 74 persen. Layanan langganan bermain game PS4 online, PS Plus, juga terpantau memiliki penambahan anggota, yakni 44,9 juta anggota, naik dari kuartal tahun lalu dengan total 41,5 juta.

Selama tiga bulan terakhir, Sony juga telah menjual 1,9 juta konsol PS4. Jumlah itu naik terpantau naik dari kuartal sebelumnya, yakni 1,4 juta unit. Namun juga harus turun 41 persen dari kuartal yang sama di tahun lalu, sebanyak 3,2 juta.

"Meskipun faktor-faktor seperti kendala karena karyawan yang bekerja dari rumah dan pembatasan perjalanan internasional masih ada, langkah-langkah yang diperlukan sedang diambil dan persiapan sedang dilakukan dengan peluncuran konsol yang dijadwalkan untuk musim liburan 2020," ujar Sony.

Sementara untuk pendapatan, Sony diketahui berhasil meraup penjualan USD 5,7 miliar selama kuartal itu, naik dari USD 4,3 miliar selama periode yang sama di tahun lalu.

Meski terpantau hampir setiap bagia bisnis lain Sony, termasuk TV, telepon pintar, kamera, dan film mengalami penurunan dari tahun ke tahun, namun kuartal ini dinilai tak terlalu buruk untuk Sony.

Adapun penjualan secara keseluruhan perusahaan, yakni USD 18,6 miliar untuk kuartal tersebut, naik dari USD 18,1 miliar di tahun lalu. Namun, untuk pendapatan operasional adalah USD 2,15 miliar, turun dari USD 2,18 miliar selama kuartal yang sama tahun lalu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA