Monday, 28 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Ketua Asosiasi Budidaya Ikan Laut Indonesia: Ribuan UMKM Perikanan Bangkrut Akibat Kebijakan Susi

Lukman Salasi - 04/08/2020 16:24

BeritaCenter.COM - Ketua Asosiasi Budidaya Ikan Laut Indonesia (Abilindo) Wajan Sudja mengatakan, ada ribuan UMKM perikanan yang bangkut dan sekarat akibat kebijakan Susi Pudjiastuti saat jadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Susi lupa kali ya yang pada kaput atau sekarat, atau bangkrut ada ribuan UMKM perikanan yang semuanya legal. Tidak terlibat dalam kegiatan illegal, apalagi ilegal fishing,” ujar Wajan dalam keterangannya tahun lalu saat dikutip Tim BC, Selasa, (4/8/2020).

Alumni Teknik Kimia ITB tahun 1979 ini menyebut bahwa Permen KP 32/2016 dan Permen KP 56/2016 yang jadi penyebabnya.

"Pembudidaya ikan kerapu, bangkrut akibat Permen KP No 32/2016. Pembudi daya berbagai jenis ikan, antara lain pembudidaya ikan nila di Danau Toba, yang dikorbankan untuk tutup usahanya, padahal sumber pencemaran berasal dari industri pariwisata, hotel, restaurant dan lain-lain. Pengumpul benih lobster, bangkrut dan jatuh miskin akibat Permen KP No 56/2016," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa Permen tersebut bertentangan dengan konstitusi dan pasal 3 UU Perikanan, yang mengamanatkan kesejahteraan rakyat. Bertentangan juga dengan sila ke 4 Pancasila karena tidak ada musyawarah untuk mufakat. Stakeholder budidaya kerapu disebut tidak didengar masukannya.

"Usaha rakyat yang membuka lapangan kerja bagi 220.000 kepala keluarga dan menghasilkan US$ 90 juta devisa bagi negara kenapa dibangkrutkan," tutur Wajan.

Menurut Wajan Sudja, kebijakan Susi yang banyak berdampak negatif ini sengaja ditutupi dengan pencitraan dan propaganda penenggalaman kapal yang dilakukan Susi.

"Semua ini ditutupi dengan propaganda penenggelaman kapal. Orang awam non-perikanan tidak paham, bahwa kota-kota seperti Bitung, Tual, Sorong dan lain-lain pusat industri pengolahan perikanan sekarang menjadi kota mati. Tadinya kota-kota pusat industri perikanan tersebut adalah wilayah pengekspor produk-produk perikanan Indonesia,” pungkasnya.




Berita Lainnya

Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Secara Virtual

26/09/2020 11:30 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA