Saturday, 15 Aug 2020
Temukan Kami di :
Kesehatan

Pemkab Banyuwangi Bakal Salurkan Dana Insentif Untuk Para Nakes

Anas Baidowi - 02/08/2020 18:01

Beritacenter.COM - Pemerintah kabupaten (pemkab) Banyuwangi akan menyalurkan dana insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID 19. Hal ini dilakukan pemkab banyuwangi sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan para tenaga kesehatan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa sejak Pandemi COVID-19 terjadi, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam menghadapi penularan virus corona ini. Berbagai upaya dilakukan pemkab untuk memberikan support kepada para tenaga kesehatan agar optimal dalam menjalankan tugasnya.

"Atas kerja keras yang dilakukan tenaga kesehatan, Pemkab Banyuwangi berinisiatif untuk memberikan insentif bagi mereka yang telah berjuang di garda terdepan. Insentif ini juga sebagai apresiasi atas pengorbanan yang dilakukan nakes penanganan COVID-19," kata Bupati Anas.

Anas menjelaskan Total dana insentif yang disalurkan sebesar Rp 3,9 miliar yang diambil dari hasil realokasi APBD.

"Anggaran insentif ini masuk Belanja Tidak Terduga (BTT) penanganan kuratif dan preventif COVID-19 hasil realokasi APBD," ujar Anas.

Anas berharap insentif ini dapat menjadikan para tenaga kesehatan dapat berjuang dengan optimal agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

"Mungkin nilai insentif ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan pengorbanan yang telah dilakukan oleh para nakes. Namun semoga bisa menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas," harap Bupati Anas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rio Wijilestariono mengatakan bahwa sasaran utama penerima dana insentif ini adalah tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas, laboratorium kesehatan daerah (labkesda), dan tenaga di tim ambulans 118.

"Mereka ini adalah para nakes yang selama ini bisa dibilang tim reaksi cepat dalam menangani COVID-19. Mulai melakukan skrinning di perbatasan, tracing kerabat pasien yang dinyatakan positif hingga memantau ODP dan PDP yang isolasi mandiri," terang dr. Rio sapaan akrabnya.

Saat ini, penyaluan dana insentif masih dalam proses. ia berharap agar dana insentif dapat secepatnya diterima oleh para tenaga kesehatan.

"Sekarang proses verifikasi, sudah sekitar 65 persen selesai. Semoga dalam dua pekan ke depan sudah cair semuanya," ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA