Monday, 10 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Bela Djoko Tjandra, Eks Pengacara Jessica 'Sianida' : Orang Minta Tolong Ya Dibantu

Ya orang minta tolong tentu ya kita perhatikan untuk dibantukan, nggak ada yang salah

Aisyah Isyana - 02/08/2020 09:29

Beritacenter.COM - Pengacara kenamaan Otto Hasibuan mengaku memutuskan untuk menjadi pengacara Djoko Tjandra, karena diminta tolong keluarga terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali itu. Eks pengacara Jessica Kumala Wongso dalam kasus 'kopi sianida' itu mengaku tak ada yang salah dengan hal tersebut.

"Ya orang minta tolong tentu ya kita perhatikan untuk dibantukan, nggak ada yang salah," kata Otto Hasibuan kepada wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Otto pun merasa dirinya tak memiliki alasan untuk menolak mendampingi Djoko Tjandra. Terlebih, dia juga telah menyambangi Rutan Salemba cabang Bareskrim, Sabtu (1/8), untuk betemu dan berbicara langsung dengan Djoko Tjandra.

Setelah datang dan berbicara soal kasus yang akan ditanganinya, barulah Otto mendapatkan surat kuasa untuk menjadi pengacara Djoko Tjandra.

"Karena, begini, saya belum bertemu dia, sementara ini tidak ada alasan yang kuat untuk menolak perkara ini, sementara ini, tapi nanti saya ketemu dulu dengan dia kan, saya harus ketemu dulu. Kita kan ketemu dulu, baru diskusi, apa yang harus saya tangani, kan itu tergantung gitu loh," ucapnya.

Selain itu, Otto juga menyinggung soal kode etik pengacara yang tak diperkenankan menolak suatu perkara hukum. Dia juga menjelaskan alasan pengacara tak boleh menolak suatu perkara.

"Seorang lawyer itu di dalam kode etik advokat itu tidak boleh menolak perkara dengan alasan yang tidak tertentu, umpamanya kita menolak perkara itu kalo alasannya ada beberapa, satu, kalau kita tidak expert di bidangnya itu boleh menolak perkara. Kedua, ada konflik of interest. Ketiga, itu bertentangan dengan hati nurani. Tiga alasan inilah yang bisa bagi advokat untuk menolak, di luar itu tidak boleh menolak, perbedaan politik, sikap agama, suku, itu tidak boleh untuk alasan menolak," beber Otto.

Sebagaimana diketahui, nama pengacara kondang Otto Hasibuan sempat melejit saat dirinya menjadi pengacara Jessica Kumala Wongso dalam kasus kopi sianida 2016 lalu. Sementara untuk kasus Djoko Tjandra, Otto mengaku tak memandang besar atau kecil kasusnya, namun menyorot kepentingan hukum.

"Kita kan nggak tahu kan, bagi saya kan besar-kecil (kasus) bagi kitakan nggak ada bedanya kan, kita hanya melihat kasus hukumnya kan. Jadi kita melihat kepentingan hukumnya ini yang harus patut dibelakan, ya tentunya saya tahu artinya orang selama ini melihat dia (Djoko Tjandra) ini wah dianggap buron dan sebagainya orang heboh," sebut Otto.

"Nah tentunya saya harus melihat kasus ini mana yang harus saya bela, kan saya harus tahukan, dan kita kan hendak meluruskan hukumnya kan, tidak membengkokkan. Jadi dalam rangka menegakkan hukum, karena negara punya hak menuntut melalui jaksa, maka rakyat juga harus mempunyai hak untuk dibela, yaitu melalui advokat," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA