Friday, 25 Sep 2020
Temukan Kami di :
News

Resmi, Otto Hasibuan Putuskan Jadi Pengacara Djoko Tjandra

Aisyah Isyana - 02/08/2020 08:30

Beritacenter.COM - Pengacara kenamaan Otto Hasibuan resmi menjadi kuasa hukum terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Otto mengaku telah menerima permintaan pihak keluarga Djoko Tjandra untuk menangani kasus tersebut.

"Jadi mulai hari ini, saya resmi menjadi kuasa hukum dari pada Djoko Tjandra termasuk juga dengan keluarganya," ujar Otto di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2020) malam.

Otto sendiri mengaku telah bertemu dan menjalin komunikasi dengan Djoko Tjandra terkait kasus tersebut. Dia mengaku mengambil keputusan untuk menjadi pengacara di kasus itu setelah melakukan komunikasi dengan Djoko Tjandra.

"Akhirnya kita ketemu, bicara panjang lebar mengenai kasus ini. Akhirnya setelah kita berbincang sama beliau, saya memutuskan untuk bisa menerima permintaan beliau menjadi pengacaranya dia. Tentunya, banyak hal-hal yang akan kita pertimbangkan ya, soal kasus ini," tuturnya.

Terkait penanganan kasus itu, Otto mengaku tak memiliki hubungan dengan pengacara Djoko Tjandra sebelumnya. Otto menilai, hal itu dikarenakan pengacara pengacara Djoko Tjandra sebelumnya hanya diberikan kuasa untuk upaya hukum peninjauan kembali (PK).

"Bahwa urusan yang ada dia di Mabes Polri ternyata tidak memberikan kuasa pada yang lama, jadi saya nggak ada terkait. Menurut Pak Djoko, bahwa yang diberikan kuasanya itu untuk PK," ujar Otto.

Otto merinci dua masalah yang menjerat kliennya, yakni pertama soal penahanan Djoko Tjandra oleh Kejaksaan Agung, kedua soal pemeriksaan Djoko sebagai saksi dalam perkara eks Karo Korwas PPNS Brigjen Prasetijo Utomo.

"Begini, masalah kita ini sekarang kan ada dua, satu masalah tentang penahanan Kejaksaan Agung terhadap dia di sini. Sehubungan adanya pelaksanaan putusan PK," kata Otto.

"Satu lagi kan, yang saya liat. Pak Djoko Tjandra diperiksa di sini hanya sebagai saksi dalam perkaranya Prasetijo," sambungnya.

Sekedar diketahui, Djoko Tjandra dan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo saat ini ditahan di rumah tahanan (rutan) yang sama, yakni Rutan Bareskrim Polri. Namun keduanya ditahan di sel berbeda, Diman Djoko menghuni sel nomor 1, sementara Brigjen Prasetijo di sel nomor 26.

Djoko Tjandra merupakan buron Kejaksaan Agung (Kejagung) selama 11 tahun terakhir. Sementara Brigjen Prasetijo Utomo, terbukti dalam penyelidikan, turut andil memuluskan jalan Djoko Tjandra bepergian dengan menerbitkan surat jalan dengan rute Jakarta-Pontianak.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA