Wednesday, 05 Aug 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Muncul Klaster Perkantoran COVID-19, DPR Minta Manajemen Perketat Protokol Kesehatan

Anas Baidowi - 01/08/2020 15:06

Beritacenter.COM - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo mendesak agar manajemen perkantoran di Jakarta didesak segera mengatasi klaster pandemi COVID-19.

Karena menurutnya, masyarakat yang memiliki tingkat berpendidikan yang tinggi khususnya mereka yang bekerja di perkatoran seharusnya lebih banyak mengetahui dampak dari risiko pandemi tersebut, sehingga mereka paham bagaimana menjaga diri dan lingkungan dari terpaparnya virus tersebut.

Tapi dengan adanya klaster perkantoran ini, ia pun sangat menyayangkan kecerobohan kalangan berpendidikan tersebut membuat jumlah COVID-19 bertambah dan menyasar ke lingkungan kerja mereka.

"Ironis karena banyak perkantoran kini telah menjadi klaster baru pandemi. Padahal, sebelum vaksin ditemukan, kunci dalam perang melawan COVID-19 yakni disiplin mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan," kata Rahmad dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2020).

Oleh karena itu, Rahmad menegaskan, bahwa dengan maraknya penyebaran wabah virus korona di perkantoran menjadi keprihatinan bersama. Manajemen maupun karyawan harus bersama-sama meningkatkan kewaspadaan.

"Kenyataan yang mengkhawatirkan ini harus jadi proses pembelajaran bersama agar kasus klaster perkantoran ini tidak semakin parah," katanya.

Perusahaan konsultan properti Knight Frank Indonesia mengungkapkan, pandemi COVID-19 telah menyebabkan tingkat hunian atau okupansi perkantoran di Jakarta turun dari semester II 2019 sebesar 76 persen menjadi 75,9 persen pada semester I 2020. Tingkat kekosongan ruang perkantoran Jakarta mencapai 24,1 persen dan ada serapan 81.699 meter persegi jumlah ruang pada periode.

Dinkes DKI Jakarta tetapkan perkantoran jadi klaster baru COVID-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, bahwa perkantoran di ibu kota menjadi klaster penularan virus corona. Saat ini, sudah ada ratusan pegawai swasta, PNS, dan BUMN yang terkonfirmasi COVID-19.

"Klaster perkantoran itu sumber penularannya dari berbagai pihak. Memang bisa dari internal di dalam gedung atau kegiatan sosial di saat istirahat atau pulang kantor hingga di perjalanan atau aktivitas lainnya," ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA