Wednesday, 05 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Pakar Ekonomi Minta Jokowi Bubarkan Lembaga Minim Kontribusi

Anas Baidowi - 01/08/2020 14:08

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi membubarkan 18 lembaga negara atau badan dan komite guna pemulihan ekonomi nasional. Keputusan ini termuat dalam Pasal 19 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Namun, pembubaran 18 lembaga tersebut dinilai masih belum signifikan menghemat anggaran.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan pemerintah perlu membubarkan kembali lembaga bukan kementerian yang memiliki serapan anggaran besar namun kura.

“18 lembaga yang sebelumnya dibubarkan tidak signifikan untuk menghemat anggaran. Presiden harus segera membubarkan lembaga atau kementerian yang memakan anggaran besar tapi kurang efektif,” ujarnya, Jumat (31/7).

Ia menyebutkan setidaknya dua lembaga negara dan kementerian yang bisa dibubarkan

“Misalnya BPIP dan Kemenko Maritim dan Investasi. Atau lembaga yang menggunakan dasar hukum UU, presiden bisa segera terbitkan Perpu. Karena situasi urgen penambahan dana untuk memperbesar stimulus,” ucapnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA