Monday, 10 May 2021
Temukan Kami di :
News

Dua Hari Penerapan Sanksi, Pemkot Depok Kumpulkan Rp5,5 Juta Denda Razia Masker

Aisyah Isyana - 28/07/2020 03:45

Beritacenter.COM - Selama penerapan sanksi pelanggar penggunaan masker, Pemkot Depok telah mengumpulkan sebanyak Rp5.550.000 uang denda razia masker. Jumlah itu terkumpulkan dari hasil razia selama dua hari, sejak 23-24 Juli 2020.'

"Pertama pada hari Kamis (23/7) Itu jumlah total warga (yang dirazia) 53 orang, kemudian di hari Jumat (24/7) 58 orang," kata Kabid Trantibum Pamwal Satpol PP Kota Depok Muhammad Fahmi saat dihubungi, Senin (27/7/2020).

Baca juga :

Sebagaimana diketahui, warga Depok yang kedapatan tak menggunakan masker akan dikenakan sanksi denda administratif sebesar Rp50 ribu. Selama dua hari razia penggunaan maskder, total uang denda yang dikumpulkan sebesar Rp5.550.000

Tak hanya pada Kamis-Jum'at (23-34 Juli), Fahmi menyebut pihaknya juga tetap menggelar razia pada Sabtu-Minggu (25-26 Juli). Kendati begitu, warga yang kedapatan tak menggunakan masker tidak diberikan denda, melainkan diberi sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum.

"Sabtu-Minggu nggak (didenda), hanya sanksi sosial dan patroli biasa. Tetap razia, cuma karena BJB-nya hanya di jam kerja," katanya.

Selama lima hari berjalannya penerapan sanksi, Fahmi menyebut tren pelanggaran warga yang tak bermasker masih cenderung sama. "Tapi ini di luar dari ada beberapa warga yang tetap beri peringatan lisan," paparnya.

"Karena pada saat mereka berada di luar rumah, tidak menggunakan tapi membawa masker. Yang tadi itu kan, rata-rata memang dikenakan denda administrasi," sambungnya.

Rencananya, Satpol PP akan menambah jam-jam digelarnya razia diseluruh Depok. Siang tadi, razia warga tak bermasker digelar petugas di lima titik, yakni di Tugu Jam Siliwangi, Kantor Sukmajaya, Kukusan, Pasar Mosi, dan Juanda.

"Mungkin nanti akan dievaluasi, mungkin menyebar kembali di beberapa fasilitas umum, tempat berkumpul masyarakat," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA