Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Bareskrim Polri Ajukan Perpanjangan Penahanan Tersangka Pembobol BNI Rp1,7 T

Aisyah Isyana - 24/07/2020 15:40

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri mengajukan surat perpanjangan masa penahanan terhadap tersangka pembobolan Bank BNI Rp1,7 triliun 2002 lalu, Maria Pauline Lumowa (MPL), ke Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Adapun permohonan perpanjangan masa penahanan terhadap Maria tertuang dalam surat Kabareskrim No B3559.VII Res 22/2020/Dit Tipidsus tertanggal 23 Juli 2020. Dalam hal ini, Bareskrim mengajukan perpanjangan penahanan selama 40 hari.\

Baca juga :

"Sesuai dengan surat Kabareskrim Nomor B3559.VII Res 22/2020/Dit Tipidsus tanggal 23 Juli 2020 yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk mengajukan permohonan perpanjangan penahanan MPL selama 40 hari ke depan terhitung mulai tanggal 29 Juli-7 September 2020," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Jumat (24/7/2020).

Sementara itu, Ahmad menyebut Maria masih diperiksa dalam kondisi sehat dan masih kerap dikunjungi pihak keluarga. "Yang bersangkutan tersangka MPL dalam keadaan sehat dan saat ini sedang berlangsung pemeriksaan terhadap tersangka MPL, sedang berlangsung," jelasnya.

"Saya tambahkan, kondisi MPL sedang sehat dan yang bersangkutan selalu dibesuk keluarganya tetapi sesuai jam besuk dan waktu yang ditentukan," sambungnya.

Untuk diketahui, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah memeriksa tersangka kasus pembobolan Bank BNI Rp 1,7 triliun pada 2002, Maria Pauline Lumowa (MPL). "Tersangka MPL diberi 27 pertanyaan untuk sementara ini," jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (22/7).

"Dari 27 pertanyaan itu, intinya yang ditanyakan adalah berkaitan dengan identitas dan riwayat keluarga itu pasti secara formilnya," sambung Argo

Selain itu, penyidik juga memeriksa narapidana Adrian Herling Waworuntu (AHW) sebagai saksi. Penyidik mencecar Adrian dengan 30 pertanyaan, namun Adrian enggan memberikan sumpah dan hendak melawan di persidangan.




Berita Lainnya

KKP Lantik 1.132 Pejabat Fungsional

22/10/2020 14:25 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA