Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Terkait Pilkada 2020, Mendagri : Jangan Pilih Calon yang Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Baharuddin Kamal - 17/07/2020 15:40 Mendagri Tito Karnavian.

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri (Mandagri), Tito Karnavian menghimbau agar pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Tito juga meminta agar warga tidak memilih calon kepala daerah yang tidak bisa mengatur tim suksesnya. Menurutnya, jika calon kepala daerah tidak bisa mengatur pendukungnya maka akan sulit mengurus rakyat.

“Protokol kesehatan diikuti. Kalau ada yang kontestan tidak bisa mengatur pendukung tim suksesnya sampai terjadi iring-iringan masa, konvoi, ya jangan dipilih lah,” ujar Tito mengutip siaran pers Kemendagri, Jumat (17/7/2020).

“Bagaimana mau mengatur masyarakat yang jumlahnya ratusan ribu, puluhan ribu, baru mengatur 200 orang 300 orang tidak bisa,” tambahnya.

Dia menjelaskan, pelaksaan pilkada pada tahun 2020 ini harus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, hal ini dilakukan agar tidak adanya klaster baru. Aturan tersebut juga telah disepakati bersama oleh KPU, Bawaslu, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

“Kemudian sudah diatur juga protokol-protokol sampai dengan pemungutan suara nanti. Termasuk kampanye tidak boleh ada arak-arakan, tidak boleh ada konvoi-konvoi, dibatasi jumlahnya, kalau saya tidak salah 50 orang ya dalam rapat pertemuan terbatas,” paparnya.

Dia kembali mendorong agar isu penanganan COVID-19 diangkat dalam kontestasi ini. Sehingga pilkada tidak terjadi media penularan.

“Maka tolong diangkat topiknya nanti adalah peran kepala daerah dalam penanganan COVID-19 dan dampak sosial ekonominya. Kalau topik ini bisa diangkat maka akan terjadi mobilisasi gerakan besar oleh para penyelenggara, kontestan, pengaman TNI/Polri untuk membuat mendisiplinkan masyarakat dalam rangka untuk mencegah penularan,” pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA