Monday, 10 Aug 2020
Temukan Kami di :
Kesehatan

Peringati Warganya, China Sebut Wabah Pneumonia di Kazakhstan Lebih Mematikan dari Corona

Aisyah Isyana - 10/07/2020 17:35

Beritacenter.COM - China memberi peringatan soal wabah pneumonia yang disebutnya jauh lebih mematikan dari virus Corona (COVID-19) yang saat ini telah menyebar secara global. Melalui kedutaan Besar China di Kazakhstan, warga China diimbau untuk mewaspadai wabah pneumonia di negara tersebut.

Kedubes China di Kazakhstan menyampaikan peringatan itu melalui akun WeChat resmi mereka, pada Kamis (9/7) waktu setempat. Peringatan itu ditujukan bagi warga China yang menetap di Kazakhstan, seperti dilansir Reuters, Jumat (10/7/2020).

Baca juga : Mendagri soal Pilkada 2020: Tak Boleh Ada Konvoi, Kampanye Dibatasi 50 Orang

Dalam peringatan itu, disebutkan ada 'kenaikan signifikan kasus-kasus pneumonia di beberapa kota seperti di Atyrau, Aktobe dan Symkent sejak pertengahan Juni. Kedubes China menyebutkan jika wabah pneumonia di Kazakhstan telah menewaskan 1.772 orang di paruh pertama tahun 2020. Sepanjang bulan Juni saja, terdapat 628 orang yang mneinggal.

Wabah itu juga mengakibatkan beberapa warga China meninggal. "Angka kematian penyakit ini jauh lebih tinggi daripada pneumonia yang disebabkan novel coronavirus (virus Corona-red)," demikian bunyi peringatan dari Kedubes China di Kazakhstan.

Kendati begitu, belum diketahui secara jelas apakah wabah pneumonia di Kazakhstan itu disebabkan oleh virus yang berkaitan dengan COVID-19 ataupun jenis yang berbeda. Saat ini, Kedubes China menyebut Kementerian Kesehatan Kazakhstan dan institusi kesehatan tengah melakukan studi komparatif, namun belum mendapati kesimpulan yang pasti.

Laporan kantor berita Kazakhstan, Kazinform, Selasa (7/7) waktu setempat, menyebutkan jika total kasus pneumonia di negara ini meningkat 2,2 kali lipat dalam bulan Juni, ketimbang periode yang sama pada 2019 lalu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA